Kader Sapma PP Harus Intelek

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 26 Maret 2018 - 14:28:19 WIB   |  dibaca: 652 kali
Kader Sapma PP Harus Intelek

AMANAT : Ketua Umum Sapma PP Yedidiah Soerjosoemarno sambutan saat musyawarah wilayah pertama Sapma PP Banten di Kebon Kubil, Kecamatan Cipocok Jaya, Sabtu (24/3).

SERANG- Ketua Umum Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Sapma PP) Yedidiah Soerjosoemarno meminta kepada seluruh kadernya di Banten agar menjadi kaum intelektual. Dengan demikian, mereka bisa memberikan kontrbusi dalam membangunan Banten.


"Sapma PP itu organisasi intelktual yang diisi oleh para pelajar dan mahasiswa. Kita buktikan, karena percuma menjadi organisasi besar tetapi tidak berguna bagi masyarakat. Kita buktikan, kita ubah pandangan masyarakat ke Pemuda Pancasila, kita saat ini pakai otak, bukan lagi pakai otot," ujarnya dalam musyawarah wilayah pertama SAPMA PP Provinsi Banten di Kebon Kubil, Cipocok Jaya, Sabtu (24/3).


Yapto, sapaan akrab Yedidiah menuturkan, jiwa intelektual menjadi hal yang wajib karena saat ini Sapma PP telah secara resmi menjadi organisasi yang berdiri independen. Oleh karena itu, muswil pertama itu harus dijadikan wadah agar semua arahannya bisa direalisasikan. Menciptakan pemuda generasi penerus yang dapat berkonstribusi dan pengembangan potensi yang ada di Provinsi Banten.

“Setiap ilmu yang didapatkan di sekolah atau pun kampus harus dapat diterapkan di masyarakat. Bersama-sama pemerintah daerah saling membangun, baik di bidang politik, hukum, pertanian hingga teknik sekalipun,” katanya.


Selain mendorong agar bisa memberikan kontrbusi positif, kata dia, Sapma PP juga harus bisa menjauhkan diri dari segala hal yang bisa merusak bangsa. Tapto mencontohkan hal-hal yang harus dijauhi seperti narkoba, hura-hura hingga hoax.

"Kita perangi narkoba, Sapma PP harus terbebas dari narkoba, jadi pribadi yang lebih baik, berpikir positif. Terutama juga dengan isu hoax yang terus berkembang, kita lawan itu," ungkapnya.


Ketua Pengurus Wilayah Sapma PP Provinsi Banten Chandra Ariandika mengatakan, berkontribusi positif bagi masyarakat adalah hal mutlak yang harus dilakukan. Oleh karena itu pihaknya akan menyusun program kerja yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat."Kita bersama-sama menyusun program kerja, setiap PC (pengurus cabang) kita satukan visi misi. Sapma PP harus terus berkembang, kita buktikan itu kepada masyarakat," tuturnya.

Berdasarkan pantauan, selain para kader Sapma PP Provinsi Banten, lokasi musyawarah wilayah pertama pun disesaki oleh sejumlah organisasi launnya. Mereka di antaranya adalah Pemuda Pancasila dan Srikandi Pemuda Pancasila. Turut hadir Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Banten Johan Arifin Muba dan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Banten Lulu Kaking. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook