Banten Lampaui Target Medali

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Senin, 26 Maret 2018 - 14:31:28 WIB   |  dibaca: 319 kali
Banten Lampaui Target Medali

DAPAT EMAS : Karateka Banten Abimanyu (dua dari kiri) berfoto bersama pengurus usai mendapatkan medali emas untuk kelas kadet -57kg putra pada Kejurnas Karate Mendagri 2018.

SERANG – Tim karate Banten sukses menggondol empat keping medali pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Menteri Dalam Negeri (Mendagri) XX 2018 di Auditorium Universitas Tadulako (Untad) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (25/3).

Empat keping medali itu yakni, satu keping emas, satu medali perak, dan dua keping perunggu. Satu keping emas disumbangkan Abimanyu Mutiara Defantri nomor kumite (tanding) kelas -63 kilogram (kg) cadet putra. Sedangkan, satu perak diraih Marzella Sekar Damayanti nomor kata perorangan putri junior.

Sementara dua medali perunggu didapat dari Cevita Rizki kumite putri kelas +59 kategori cadet, dan Raka Aziz Nandar kumite putra kelas -57 kg kadet. Pencapaian ini melebihi target bila dibandingkan dengan hasil Kejurnas Karate Mendagri 2017 di Lampung, yang hanya memperoleh satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Hasil ini juga memastikan dua karateka Banten, Abimanyu Mutiara Defantri dan Marzella Sekar Damayanti tampil pada kejuaraan karate SEAKF 2018 di Vietnam. Karena sesuai aturan hanya juara dan finalis dari setiap kelas/nomor hasil Kejurnas Karate Mendagri ini yang akan diberangkatkan.


Wakil Ketua II Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Banten Joe Manaloe mengaku bangga atas pencapaian yang diraih karateka Banten. Pasalnya, bila dilihat dari perolehan medali yang diraih meningkat dibandingkan kejurnas karate mendagri 2017 di Lampung.


“Tetap bersyukur dengan hasil ini karena sewaktu di Lampung kami hanya memperoleh satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Jika wasit bertindak adil saat Marzella main di final harusnya kami bisa membawa pulang dua medali emas. Tapi ya sudahlah itu buat pelajaran berharga kami ke depannya supaya lebih siap lagi segalanya,” kata Joe, kepada Banten Raya, kemarin.


Meski begitu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Hal ini agar karateka Banten kembali diperhitungkan di kancah nasional dan bersaing di level internasional.
“Banten tidak boleh lengah ke depannya. Awalnya dulu tolok ukur kami adalah DKI, Jatim, dan Jateng.

Tapi sekarang sudah ada Sulawesi Selatan. Program pembinaan mereka benar-benar bersinergi mulai dari perguruan sampai pengcab dan mendapat dukungan dari pemerintah daerahnya. Selama ini kami harus berjuang sendiri untuk membiayai program pembinaan kami. Jadi sebagus apapun program pembinaannya kalau tanpa didukung pemerintah mustahil akan berkembang dan berprestasi,” jelas dia.


Senada dikatakan Ketua Umum Pengprov FORKI Banten Maruli Girsang. Dirinya mengapresiasi atas perjuangan tim karateka Banten. “Selamat buat tim karate Banten yang sudah mengharumkan Banten di kancah nasional. Jadikan hasil ini motivasi dan perbaikan agar meraih juara di event yang lebih bergengsi lagi,” ujar Maruli. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook