Hoki Banten Bidik Emas di PON XX

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Senin, 26 Maret 2018 - 14:33:48 WIB   |  dibaca: 348 kali
Hoki Banten Bidik Emas di PON XX

DILANTIK : Pengurus FHI Banten periode 2018-2022 dilantik di Hotel Le Dian.

SERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Hockey Indonesia (FHI) Banten masa bakti 2018-2022 resmi dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FHI Brigjen TNI Yus Adi Kamrullah di Hotel Le Dian, Kota Serang, Sabtu (24/3) sore. Pada kesempatan ini, turut hadir Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo, Sekretaris Jenderal PP FHI Yasser Arafat Suaidy, Sekretaris


Umum KONI Banten Sutaryono, perwakilan beberapa pengprov dan pengcab, dan atlet hockey Banten.Ketua Umum Pengprov FHI Banten Agus R Wisas mengaku optimistis cabornya dapat mendulang medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua. “Insya Allah, kita optimistis iya wong kita kemarin aja dapat medali perunggu. Wajar aja kita sekarang target medali emas,” kata Agus, kepada awak media, usai pelantikan.


Ia mengakui target medali emas itu bukan sesuatu yang mustahil bagi cabornya. Pasalnya, Banten telah memiliki potensi atlet dan pelatih berkualitas untuk menggapai misi tersebut. “Hockey memang belum sepopular seperti sepak bola. Tapi dua atlet kita saat ini telah bergabung di pelatnas hockey untuk Asian Games. Selain itu, kita sudah punya dua pelatih yang berlisensi nasional. Jadi bukan tidak mungkin Banten bisa merebut medali emas di PON nanti,” ungkap Wakil Ketua Kadin Banten.


Langkah Pengprov FHI Banten lainnya, lanjut Agus, pihaknya mengagendakan latihan secara berkala di Jakarta. Upaya ini dilakukan agar hockey Banten tembus ke PON XX 2020 di Tanah Cendrawasih Papua. “Iya jadi gini, kita belum punya lapangan hockey yang representatif. Yang bertaraf internasional dan yang terdekat itu cuma di Jakarta.

Rencananya kita latihan di sana tiap bulan, supaya jam terbang tim hockey Banten terus meningkat. Tapi yang terpenting sih kita juara di kejurnas tahun 2019 dan dari situ kita bisa lolos ke PON. Kejurnas lolos baru kita hitung-hitungan,” tuturnya.


Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo berharap prestasi cabor hockey lebih baik pada saat di PON XIX 2016 di Jawa Barat. Adanya dua atlet hockey Banten yang menghuni tim pelatnas untuk Asian Games 2018 menjadi modal berharga untuk Banten.

“Saya optimis dengan pengurus yang baru ini program hockey akan lebih cerdas dalam menghadapi event ke depannya. Apalagi tahun 2019, cabor harus tampil di babak kualifikasi PON XX. Jadi di tahun 2018 ini, hockey harus kerja keras.

Bagaimana hockey menggunakan intelegent sportnya, supaya hockey mengantongi peluang medali dari empat nomor yang dipertandingkan. Mudah-mudahan dalam rapat kerjanya akan membahas ke sana, sehingga dalam mempersiapkan atletnya betul-betul sudah mengarah ke sana,” ujar Rumiah.


Saat disinggung apakah hockey akan diberikan perhatian khusus atau masuk cabor unggulan KONI Banten? “Kami tidak boleh bicara ada istilah anak emas buat satu cabor. Semuanya harus berdasarkan fakta (prestasi). Terbukti kan kita sudah mengadakan pelatda jangka panjang (pjp) untuk atlet berprestasi. Kalau cabor hockey meraih medali emas di kejurnas, otomatis atletnya juga akan kita masukan ke program PJP seperti cabor lainnya,” tegasnya.


Masih di tempat yang sama, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, tidak bisa dipungkiri kalau pembinaan olahraga membutuhkan biaya dan anggaran yang besar. Namun keterbatasan anggaran yang


dimiliki pemerintah, pembinaan olahraga belum bisa sepenuhnya mengandalkan anggaran dari pemerintah yang dihibahkan melalui KONI. “Saya kira sudah sangat tepat Pengprov FHI memilik Pak Agus Wisas sebagai ketua. Pak Agus yang notabene Wakil Ketua Kadin Banten sangat tepat untuk membantu pembinaan hockey Banten. Bisa lah nanti Pak Agus
menggandeng pihak swasta sebagai CSR untuk membantu pendanaan hockey,” ucap Andika.


Ia menyatakan, pemerintah Provinsi Banten berkomitmen meningkatkan prestasi olahraga Banten melalui menyediakan sarana dan pra sarana pendukung pembinaan. “Saya beserta Pak Gubernur tengah melakukan program menunjang dan mendukung prestasi olahraga di Banten dengan melanjutkan program pembangunan sport centre.

Di dalam sport centre nanti salah satunya ada lapangan hockey. Doakan saja semua berjalan lancar sehingga Banten bisa memiliki sarana yang sama dengan provinsi lain. Kami menargetkan lima tahun sport centre Banten rampung. Kalau Papua bisa menjadi tuan rumah PON, kenapa Banten tidak. Kita akan upayakan Banten sebagai tuan rumah PON 2024,” pungkasnya. (harir)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook