Keberadaan Kampung KB Pandeglang Jadi Percontohan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 26 Maret 2018 - 14:40:32 WIB   |  dibaca: 664 kali
Keberadaan Kampung KB Pandeglang Jadi Percontohan

KUNKER : Kepala DP2KBP3A Pandeglang, Raden Dewi Setiani (kanan) menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dp3KB Cilegon, Heni Anita Susila saat kunjungan kerja bersama rombongan ke Pandeglang, kemarin.

PANDEGLANG - Pemerintah Kabupaten Pandeglang terus  memaksimalkan Program KB (Keluarga Berencana) yang setiap tahunnya mengalami peningkatkan. Salah satu program yang selama ini cukup diunggulkan Dinas P2KBP3A (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak) Pandeglang itu adalah memaksimalkan keberadaan Kampung KB.


Keberadaan Kampung KB ini tidak hanya untuk meningkatkan akseptor KB, namun merupakan kegiatan terintegrasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dengan titik berat pada peningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak.


Kepala DP2KBP3A Pandeglang, Raden Dewi Setiani mengatakan, saat ini Pandeglang telah mempunyai 38 Kampung KB yang tersebar hampir di seluruh kecamatan. Bahkan, menurutnya, salah satu Kampung KB di Desa Talagasari, Kecamatan Saketi, menjadi Kampung KB percontohan se-Provinsi Banten. “Kami akan terus melakukan optimalisasi Kampung KB yang keberadaan sudah hampir merata di setiap kecamatan,” kata Dewi, akhir pekan kemarin.


Ditambahkannya, Pemkab Pandeglang konsen dalam upaya meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam program KB, dan pembentukan Kampung KB ini diharapkan lebih memaksimalkan upaya menekan pertumbuhan penduduk di daerah itu. Dewi menegaskan, pertumbuan penduduk memang perlu dikendalikan karena sangat mempengaruhi derajat kesejahteraan masyarakat. "Dengan mekaksimalkan program KB kita tekan laju pertumbuhan penduduk. Kita tingkatkan kesehatan masyarakat dalam rangka mencapai kesejahteraan bersama, dengan pelayanan kesehatan terbaik dari pemerintah," ujarnya.


Menangani laju pertumbuhan penduduk, kata Dewi, membutuhkan peran bersama. Beberapa pihak selama ini terlibat secara aktif seperti  kader Posyandu, dan masyarakat Pandeglang telah yang sadar akan pentingnya program KB. "Kita tidak mungkin melaksanakan berbagai program tanpa bantuan dari berbagai pihak terkait, termasuk masyarakat," ujarnya.


Keberhasilan Pandeglang dalam pembentukan Kampung KB ini menjadi percontohan DP3AKB Kota Cilegon yang belum lama ini melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pandeglang.
Kepala Dinas DP3KB Cilegon, Heni Anita Susila mengungkapkan, kunjungan kerja ke Pandeglang merupakan bentuk studi banding melihat program kegiatan Kampung KB yang sudah dilaksanakan oleh Dinas DP2KBP3A Pandeglang.

"Kota Cilegon saat ini baru mempunyai sekitar sembilan Kampung KB, kegiatan Kampung KB belum sebanyak di Pandeglang, maka dari itu kami ingin melihat dan mengetahui kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di Pandeglang. Dari hasil studi banding ini  mudah mudahan bisa diimplementasikan sehingga kami akan mengadopsi kegiatan kegiatan kampung KB di Pandeglang," katanya. (**)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook