Spot Foto Instagramable, Sepekan Sedot Ratusan Pengunjung

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 26 Maret 2018 - 14:51:18 WIB   |  dibaca: 708 kali
Spot Foto Instagramable, Sepekan Sedot Ratusan Pengunjung

DILUKIS : Seorang pelukis tengah menggambar di tembok rumah milik warga di Lingkungan Ramanuju Baru, Kelurahan Citangkil, Minggu (25/3).

CITANGKIL - Kampung tematik saat ini menjadi wisata alternatif di tengah menipisnya destinasi wisata alam akibat industrialisasi. Setelah banyak bermunculan kampung tematik seperti kampung warna-warni di berbagai kota seperti Semarang, Jakarta dan kota lain. Seperti di Kota Malang, Kampung Biru Arema menjadi pembeda daripada kampung warna-warni di kota lain. Begitu juga di Cilegon, telah hadir Kampung Kreasi Lukis.

Kampung Kreasi Lukis Cilegon lahir di penghujung 2017 lalu. Kampung tematik yang diberi nama Kampung Kreasi Lukis merupakan kawasan pemukinan padat penduduk di Lingkungan Ramanuju Baru, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Tepatnya di RT 04/09, Kelurahan Citangkil.


Lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Cilegon. Dari Tugu Landmark Simpang Tiga, hanya sekitar lima menit dengan menggunakan kendaraan bermotor. Kampung Kreasi Lukis tersebut dapat dijangkau dengan menggunakan angkutan kota (angkot) tujuan Anyer.


Pengunjung bisa turun dari angkot atau kendaraan bermotor di depan Simpang Tiga depan PT Krakatau Wajatama. Dari situ, bisa dilanjutkan dengan jalan kaki menuju RT 04/09. Sekitar 100 meter dari Jalan Raya, terdapat Masjid At-Taubah, Ramanuju Baru. Dari situlah pengunjung menelusuri gang disajikan rumah-rumah penduduk yang berhiaskan lukisan-lukisan indah peneduh mata.


Ramahnya warga Kampung Ramanuju Baru menyambut hadirnya para tamu yang ingin menikmati spot foto yang instagramable. Dinding rumah penduduk dilukis dengan berbagai tema, ada yang pemandangan alam, kampanye kebersihan, hingga ajakan menjauhi narkoba.

Ketua RT 04/09 Ramanuju Baru, Sarjoko mengatakan, Kampung Kreasi Lukis dicetuskannya sejak Desember 2017 lalu. Ide tersebut muncul dari hasil hobinya jalan-jalan ke kota lain menikmati destinasi wisata. Setelah berkunjung ke Malang dan Depok, Ia menemukan kampung tematik yang menjadi destinasi wisata baru.


"Akan tetapi, di kota-kota lain kampung tematik hanya warna-warni saja. Belum ada yang saya temui rumah-rumah yang dilukis dengan berbagai macam gambar. Sehingga, saya mencetuskan kampung kreasi lukis untuk pertama kalinya," kata pria kelahiran Sragen ini.

Awalnya, Sarjoko mendiskusikan ide tersebut melalui rapat RT. Mayoritas warga Kampung Ramanuju Baru tersebut setuju ketika rumah-rumahnya dicat dengan motif berbagai gambar. "Nah, sejak Desember 2017 lalu, dimulailan pengecatan di rumah saya dengan gambar pemandangan," akunya.

Lukisan dinding di rumah-rumah warga tersebut, dibiayai oleh hasil dana iuran rutin warga RT tersebut. Namun, ada beberapa donatur yang turut menyumbangkan dana secara cuma-cuma untuk mengecat rumah-rumah warga dengan berbagai gambar. "Ini murni swadaya masyarakat," ucap Joko.

Saat ini, tambah Joko, Kampung Ramanuju Baru sudah mulai dilirik wisatawan. Dalam sepekan lebih dari seratus pengunjung yang memadati kampung tematik pertama di Kota Cilegon. Pengunjung dari berbagai usia tak luput untuk mengabadikan gambar di Kampung Kreasi Lukis tersebut. "Kalau seminggu lebih dari seratus pengunjung. Tapi paling ramai itu Sabtu dan Minggu. Pengunjungnya baru dari Cilegon, Serang, dan paling jauh Jakarta. Mereka berfoto untuk diunggah ke sosial media seperti facebook atau instagram," tambah Ketua RT yang menjabat sejak 2008 tersebut.

Bukan hanya disuguhi lukisan-lukisan indah, wisatawan yang berkunjung ke Kampung Kreasi Lukis tersebut juga bisa membawa pulang souvenir menarik hanya dengan merogoh kocek puluhan ribu saja. "Di sini juga warga jual souvenir seperti bross, miniatur sepeda motor, dan hasil kerajinan tangan yang lain. Ini semua hasil dari produksi warga sini (Ramanuju Baru -red)," kata Joko.

Dalam menyulap kampung Ramanuju Baru menjadi destinasi wisata di Cilegon, Joko juga didukung warganya. Pemberdayaan ekonomi mulai dilakukan dengan mengajak warga berjualan berbagai macam barang seperti kerajinan tangan dan kuliner. "Yang menggambar ini Mas Nurul Anwar  yang juga warga sini juga," jelasnya.

Dari sekitar 100 rumah di RT 04/09, saat ini sudah lebih dari 50 rumah yang dilukis warna-warni. "Masih sekitar 50 rumah lagi yang mau dilukis," ujarnya.Hadirnya Kampung Tematik yang mulai dilirik wisatwam luar kota mendapat perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dari daerah pemilihan (dapil) Citangkil-Ciwandan yaitu Nurrotul Uyun. Uyun mengaku, sangat mendukung kreasi yang dihasilkan warga Kampung Ramanuju Baru. Bahkan, Ia akan mendorong kampung tersebut menjadi destinasi wisata baru di Kota Cilegon. "Saat ini di Cilegon sangat minim tempat wisata, ini menjadi alternatif untuk wisata," jelasnya.

Dalam mendorong Kampung Kreasi Lukis menjadi kampung wisata, Uyun akan mendorong dari segi regulasi. Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Induk Pariwisata Daerah yang baru diketuk tahun lalu bakal segera direvisi. "Ini perlu dukungan pemerintah, jangan sampai kreatifitas warga dibiarkan. Ini juga murni swadaya warga kok," tutur anggota DPRD dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Tumbuhnya obyek wisata di tengah Kota Cilegon, dianggap menjadi pusat ekonomi baru. Masyarakat sekitar juga akan terberdayakan. "Bisa masyarakat bisnis parkir, atau kuliner, atau usaha lainnya, ini sangat positif," pungkasnya. (AINUL GILLANG)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook