Banyak Kendaraan Mati Pajak

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 27 Maret 2018 - 12:21:24 WIB   |  dibaca: 365 kali
Banyak Kendaraan Mati Pajak

RAZIA KENDARAAN: Petugas UPT Samsat Rangkasbitung melayani pengendara sepeda motor yang melunasi pajak kendaraan saat razia kendaraan di Jalan Sunan Kalijaga, Rangkasbitung, Senin (26/3).

RANGKASBITUNG- Kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor masih rendah. Hal itu diketahui ketika tim gabungan dari Satlantas Polres Lebak dan Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Samsat Rangkasbitung pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten melakukan razia pajak kendaraan bermotor, Senin (26/3).


Dalam razia itu, sebanyak 70 pengendara sepeda motor yang melintasi di Jalan Sunan Kalijaga terkana sanksi teguran. Mereka ditegur karena sepeda motor yang dikendarainya mati pajak, alias belum membayar pajak. Hal itu diketahui dari surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang mereka bawa. Para pengendara sepeda motor tersebut diminta langsung membayar pajak di tempat yang pelayannya langsung disediakan menggunakan mobil samsat kelililing milik UPT Samsat Rangkasbitung.


Kepala Satlantas Polres Lebak AKP Rahmat Sampurno kepada Banten Raya membenarkan puluhan sepeda motor yang melintasi Jalan Sunan Kalijaga diketahui mati pajak. Sehingga selain ditegur, pengendaranya diperintahkan untuk segera melunasi pajak kendaraannya.


“Bagi pengendara yang memiliki uang untuk membayar pajak di tempat, maka dilayani langsung oleh petugas dari UPT Samsat Rangkasbitung. Sedangkan bagi yang belum siap melunasinya diberikan waktu selama tujuh hari terhitung mendapatkan teguran,” ujar AKP Rahmat Sampurno.


Selain ditegur dan diperintah melunasi pajak, pihaknya pun memberikan sanksi tilang kepada sejumlah pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak membawa surat izin mengemudi (SIM), serta tidak mengunakan helm saat berkendara.


“Memang hari ini (kemarin) operasi yang kami lakukan bersama UPT Samsat adalah terkait pajak STNK, namun karena ada sejumlah pengendara sepeda motor yang tidak membawa SIM dan tidak menggunakan helm, maka harus kami berikan sanksi tilang,” tegasnya.


Perwakilan UPT Samsat Rangkasbitung Wahyu menambahkan bahwa operasi gabungan bersama pihak Satlantas Polres Lebak akan berlangsung selama empat hari di lokasi yang berbeda. Dari empat kali operasi tersebut, dua operasi di Rankasbitung dan sekitarnya, serta dua operasi lainnya di Lebak bagian selatan. “Terkait 70 sepeda motor yang hari ini diketahui mati pajak, maka harus segera dilunasi," ujar Wahyu. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook