Jalan Menuju Stadion Badak Berkubang

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 28 Maret 2018 - 11:42:11 WIB   |  dibaca: 665 kali
Jalan Menuju Stadion Badak Berkubang

BERBAHAYA : Pengendara motor melintas di Jalan Stadion Badak Kuranten yang berkubang, Selasa (27/3).

PANDEGLANG - Akses jalan penghubung Stadion Badak Kuranten di Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari kondisinya banyak berkubang. Kerusakan diduga akibat jalan kerap tergenang air saat musim hujan, karena saluran irigasinya tidak berfungsi.


Fajar, warga Kelurahan Saruni mengeluhkan jalan Stadion Badak. Kerusakan itu sudah terjadi sejak beberapa tahun. "Semenjak saya tinggal di perumahan sini (Saruni), kalau tidak salah sudah tiga tahun tak ada perbaikan. Kondisinya gitu-gitu saja. Padahal, jalan itu sering dilalui pengunjung dan masyarakat. Apalagi kalau sore hari anak muda suka banyak yang berkunjung ke stadion," keluh Fajar, Selasa (27/3).


Fajar menilai jalan yang rusak sudah mengganggu aktivitas pengendara. Dia berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan, mengingat stadion merupakan tempat yang penting untuk berolahraga. "Harus diperbaiki. Di sini (Stadion Badak) suka banyak dikunjungi para atlet yang berlatih saat sore hari, baik balap motor maupun sepakbola," harapnya.


Tidak hanya jalan, lanjut Fajar, kondisi Stadion Badak juga harus mendapatkan perhatian pemerintah. Sebab, tidak hanya dipenuhi dengan rumput liar. Tetapi, kondisi bangunannya juga memprihatinkan. "Gimana dunia sepakbola berjalan maksimal, kalau tempatnya saja kurang terawat," ujarnya.


Ahmad Yayat, warga lainnya, menuturkan, kondisi jalan Stadion Badak belum pernah mendapatkan perbaikan. Kata dia, seharusnya jalan itu mendapatkan perhatian pemerintah, karena sering dilalui masyarakat. “Udah lama belum ada perbaikan. Kami berharap diperbaiki, seperti jalan Majasari yang sudah dibeton. Kalau jalan itu tidak diperbaiki akan semakin rusak," ujarnya.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Girgi Jantoro mengatakan, perbaikan jalan Stadion Badak akan diusulkan pada tahun 2019. Sebab kata dia, untuk tahun 2018 pihaknya harus membangun jalan sepanjang 33 kilometer.

"Kalau tahun ini belum masuk. Insya Allah tahun 2019 akan kami usulkan. Tahun ini kami baru akan melakukan penataan jalan sirkuit untuk pembalap motor saja. Apalagi sekarang pembangunan jalan mengalami penurunan, baik dari DAK maupun bantuan keuangan provinsi," terangnya. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook