Musrenbang Prioritaskan Infrastruktur

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 28 Maret 2018 - 12:00:03 WIB   |  dibaca: 363 kali
Musrenbang Prioritaskan Infrastruktur

CILEGON - Program perioritas Kota Cilegon ternyata masih terfokus pada infrastruktur. Hal itu terungkap pada agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Renvana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019 di Hotel Grand Mangkuputra Cilegon, Selasa (27/3). Pada kesempatan itu, diketahui pula bahwa usulan elit Partai Politik (Parpol) yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon melalui hasil reses tidak semuanya terakomodir.

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Subhi S Mahad mengatakan, hasil pembahasan Musrenbang diakuinya memang tidak mengakomodir semua hasil reses anggota DPRD Kota Cilegon. Namun, pembangunan infrastruktur dari hasil resesnya dinilai sudah banyak yang terakomodir oleh Musrenbang. Namun, seperti pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat masih perlu dimaksimlkan lagi.


 "Seperti paving blok di lingkungan-lingkungan melalui program DPWKel (Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan) sudah dilakukan, TPT (Tanggul Penahan Tebing) sudah dilakukan. Jadi bukan hanya infrastruktur saja kebutuhan masyarakat," kata politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini, kemarin.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cilegon Nurrpotul Uyun menjelaskan, hasil reses yang disampaikan fraksinya saat ini juga yang terakomodir hanya sekitar 60 persen. Sebagian besar hasil reses yang berkaitan dengan infrastruktur sudah ditindaklanjuti. Akan tetapi, terkait dengan masalah pengangguran dianggap penanggulangan dari Pemkot Cilegon masih kurang maksimal.


 "Kalau seperti perbaikan jalan, paving blok di lingkungan-lingkungan sudah cukup baik. Tapi, untuk menenekan angka pengangguran masih perlu kerja keras lagi Pemkot Cilegon. Kita masih tunggu, tindaklanjut nyata Pemkot Cilegon dalam mengatasi masalah pengangguran," jelas politisi perempuan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Cilegon Hasbudin juga menyampaikan hal yang sama. Hasil reses terkait dengan pembangunan infrastruktur juga masih perlu dimaksimlkan lagi. Ia berharap, masukan dari anggota DPRD Kota Cilegon melalui hasil reses untuk ditindaklanjuti. "Seperti di perbatasan Merak dan Bojonegara masih ada jalan yang rusak," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon Ratu Ati Marliati mengatakan, tidak terakomodirnya usulan anggota DPRD Cilegon karena pihaknya melihat mana yang prioritas dan disesuaikan dengan anggaran. "Usulan dewan kita sampaikan ke dinas-dinas terkait, mana yang perlu diprioritaskan dan disesuaikan anggaran. Kita juga tidak bisa bergantung dana dari Kota Cilegon, kita butuh bantuan Provinsi dan Pemerintah Pusat," katanya.


Ati menambahkan, dalam RKPD 2019, pihaknya juga masih memriooritaskan terkait dengan proyek yang masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. "Seperti gedung-gedung pemerintah, sport center, JLU (Jalan Lingkar Utara), dan lain-lain. DPWKel juga saat ini kita dorong tidak untuk infrastruktur saja, tapi untuk pemberdayaan masyarakat, pelatihan dan lain-lain," ucapnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook