RKB Bank Mandiri Bina 623 UMKM

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Kamis, 29 Maret 2018 - 11:21:07 WIB   |  dibaca: 392 kali
RKB Bank Mandiri Bina 623 UMKM

BERHASIL : Area Operations Manager Bank Mandiri Cilegon Bervi (tengah) bersama pengurus RKB Bank Mandiri Cilegon, kemarin.

CILEGON – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Wilayah III Jakarta Kota telah membina 623 kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tergabung dalam wadah Rumah Kreatif BUMN (RKB) hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.


Cakupan Bank Mandiri Kantor Wilayah III Jakarta Kota sendiri meliputi, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Banten.Pengurus RKB Bank Mandiri Area Cilegon Dwi Astuti mengatakan, dari jumlah 623 UMKM yang tergabung dalam wadah Rumah Kreatif BUMN (RKB) Bank Mandiri tersebut, lebih dari 50 persennya berada di Wilayah Provinsi Banten.“Kalau UMKM dari Cilegon jumlahnya sedikit, paling Banyak dari Serang, Pandeglang, Lebak dan Tangerang,” ujar Dwi Astuti saat ditemui di RKB Bank Mandiri Cilegon, Rabu (28/3).


Ia menjelaskan, tidak hanya dari kelompok perajin produk kerajinan tangan, 623 UMKM yang tergabung dalam RKB Bank Mandiri ini juga ada dari kelompok UMKM makanan khas daerah.
“Paling banyak pelaku UMKM dari pengolahan makanan, termasuk dari Cilegon. Mereka itu (UMKM dari Cilegon) banyaknya yang menjalankan usaha catering untuk menyediakan karyawan pabrik dan lainya. Sementara kalau untuk produk jumlahnya sedikit,” katanya.


Rumah Kreatif BUMN merupakan program sinergi BUMN dalam membentuk ekosistem ekonomi digital melalui pembinaan bagi UMKM guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM itu sendiri. Rumah kreatif BUMN ini berperan sebagai pusat data dan informasi serta sebagai pusat edukasi, pengembangan dan digitalisasi UMKM.


Hingga saat ini, dari 623 UMKM di RKB Bank Mandiri tersebut, sebanyak 572 UMKM sudah go digital melalui situs Blanja.com.“Mereka yang tergabung dalam RKB Bank Mandiri ini kita didik dan kita latih, yang awalnya tidak mengerti cara pemasaran secara online disini kita bantu cara pengemasan produk dan pemasarannya, bahkan kita ikut sertakan dalam pameran-pameran,” katanya.


Sementara itu, Area Operations Manager Bank Mandiri Cilegon Bervi mengatakan, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor riil dan membantu program pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja di Indonesia, Bank Mandiri tidak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM, tapi juga membantu akses permodalan atau pembiayaan.
“Untuk pembiayaan bagi UMKM kita (Bank Mandiri) punya komitmen soal itu. Semua yang masuk kita seleksi (saring). Dari situ akan kita lihat mana UMKM yang bagus dan bekembang kita biayai permodalannya,” katanya.


Untuk besaran bantuan pembiayaan kreditnya sendiri, lanjut Bervi disesuikan dengan jenis usaha yang dijalankan UMKM.“Tergantung kita lihat dulu jenis usahanya, baru nanti berapa yang pantas kami berikan pembiayaannya. Untuk pembiayaan mikro biasanya berkisar dibawa Rp100 juta,” katanya.


Dengan bantuan pembiayaan tersebut Bervi berharap, kelompok UMKM dibawah binaan Bank Mandiri berkembang dan maju pesat.Cuma kita berharap orang-orang (masyarakat) yang punya UMKM ini punya niat yang tulus atau serius untuk memajukan usahanya agar berkembang,” pungkasnya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook