Bumi Jaya Ditargetkan Jadi Desa Wisata

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 29 Maret 2018 - 11:53:09 WIB   |  dibaca: 688 kali
Bumi Jaya Ditargetkan Jadi Desa Wisata

DITARGETK MENJADI DESA WISATA : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah berbincang dengan pengrajin gerabah, di Desa Bumi Jaya, Kecamatan Ciruas, Selasa (27/3).

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan Desa Bumi Jaya, Kecamatan Ciruas yang masyarakatnya mayoritas menjadi pembuat gerabah menjadi desa wisata. Pasalnya, Desa Bumi Jaya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten Serang jika ditata dengan baik dan bisa menjadi wisata alternatif yang ada di Kabupaten Serang selain wisata Anyer-Cinangka.


Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, keinginan Pemkab Serang menjadikan Bumi Jaya sebagai desa wisata memiliki potensi yang sangat bagus namun belum tertata dengan optimal. “Pemda Serang menginginkan Desa Bumi Jaya menjadi salah satu tujuan wisata, tapi untuk ditetapkan jadi desa wisata banyak yang harus kami selesaikan,” kata Tatu, saat berkunjung ke desa tersebut, Selasa (27/3).


Adapun yang menjadi persyaratan penetapan desa wisata di antaranya yaitu lingkungan harus bersih agar wisatawan yang datang dapat merasakan kenyamanan dan masyaratnya harus terbuka terhadap para tamu yang datang. “Desa ini punya potensi dengan pembuatan gerabahnya. Saya yakin pembuatan gerabah menjadi daya tarik sendiri buat wisatawan karena mereka tidak hanya membeli,” ujarnya.


Sebagai tindak lanjut dari rencana tersebut, Tatu meminta dinas terkait seperti Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB), dan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk duduk bersama. “Kalau lingkungannya sudah ditata bagus dan menarik, pasti wisatawan dari Anyer akan mampir ke sini,” paparnya.


Ia memastikan, kualitas gerabah di Desa Bumi Jaya memiliki kualitas yang bagus karena bahan yang digunakan banyak diminati pengrajin gerabah daerah lain, seperti Bali yang membeli tanahnya dari Bumi Jaya. “Sekarang sudah tidak boleh lagi beli tanah dari sini. Kemudian gerabah di Bumi Jaya ini sudah ekspor sampai ke Pattaya, Thailand. Jadi gerabah ini bukan hanya bisa dijadikan perhiasan saja tetapi juga juga untuk peralatan kuliner,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook