Puluhan Angkutan Umum Langgar Aturan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 29 Maret 2018 - 12:37:39 WIB   |  dibaca: 270 kali
Puluhan Angkutan Umum Langgar Aturan

PERIKSA KENDARAAN : Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan umum saat operasi di terminal Terpadu Merak (TTM), Rabu (28/3).

CILEGON - Operasi penertiban yang digelar Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VII Banten sukses menjaring puluhan angkutan umum yang melanggar ketentuan, Rabu (28/3). Sebagian angkutan umum tersebut langsung berhenti beroperasi atau dikandangkan, sementara sisanya hanya diberi sanksi tilang dan diperbolehkan kembali beroperasi.

Operasi yang dilakukan di sekitar Terminal Terpadu Merak (TTM) digelar BPTD Wilayah VII Banten dibantu oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Pulomerak, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten dan Dishub Kota Cilegon.

Kapala BPTD Wilayah VIII Banten Johnny Siagian mengatakan, menjelang masa libur Wafat Isa Almasih yang jatuh akhir pekan ini membuat arus kendaraan penumpang diperkirakan akan ada kenaikan.

Dalam upaya menjaga keselamatan para penumpang angkutan umum dan berdasarkan Surat Edaran (SE) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) Nomor 7/2018 Tentang Pengaturan Lalu Lintas Pada Masa Libur Panjang Wafat Isa Almasih Tahun 2018, maka pihaknya melakukan penertiban angkutan umum yang tidak laik jalan.


 Penertiban dilakukan di TTM Kota Cilegon. Hasilnya, ada 89 angkutan yang terjaring razia. Beberapa diantaranya bahkan sampai dikandangkan, sehingga yang beroperasi saat ini memang angkutan umum yang benar-benar laik jalan. "Bus 14 yang terjaring, yang dikandangkan satu unit, dua ditilang. Angkot (Angkutan Kota) 72 unit terjaring razia, sembilan kita tilang, tujuh kita kandangkan. Taksi yang terjaring razia tiga unit, satu ditilang. Kalau yang tidak ditilang dan tidak dikandangkan, karena pelanggaran ringan saja, kita peringatkan dulu, kalau kembali mengulang akan kita tilang," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Johnny berharap, setelah ditindaknya angkutan umum yang tidak laik jalan, diharapkan saat libur panjang akhir pekan ini tidak ada kecalakaan lalu lintas dan para pengguna angkutan umum bisa lebih tenang dalam perjalanan. "Petugas kita juga ada yang piket pada libur akhir pekan ini, karena diprediksi ada peningkatan arus kendaraan penumpang, meski tidak begitu signifikan," ucapnya.

Kapolsek Pulomerak Kompol Arief Kurniawan mengatakan, memang dilakukannya razia tersebut lantaran beberapa bulan belakangan banyak pengemdara angkutan umum yang tidak masuk TTM. "Sebabnya sih bus tidak masuk TTM itu, karena tidak mengikuti peraturan. Sehingga mereka (pengendara bus-red) menaikan dan menurunkan penumpang di pinggir jalan itulah yang menyebabkan kemacetan," katanya.

Dijelaskan Arief, pihaknya mengaku juga sempat melakukan peneguran kepada pengemudi yang berhenti sembarangan. Dikarenakan pengemudi tersebut terus membandel, akhirnya dilakukan tindakan tegas. "Jelas kami tilang lah, kalau pengemudi yang tidak mau mengikuti peraturan yang berlaku dari BPTD," akunya.

Ditambahkan Arief, pihaknya juga akan terus melakukan pengawasan terhadap angkutan umum yang berhenti sembarangan di jalan dan menimbulkan kemacetan. Apalagi, akhir pekan ini menghadapi libur panjang tentu akan ada peningkatan arus lalu lintas. "Kami akan lakukan pengawasan terhadap jalan tersebut, supaya ketika libur panjang tidak terjadi kemacetan panjang," ucapnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook