Dana Rp1,8 Miliar LKM Ciomas Raib

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 02 April 2018 - 11:24:38 WIB   |  dibaca: 158 kali
Dana Rp1,8 Miliar LKM Ciomas Raib

SERANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang mengendus adanya indikasi tindak pidana korupsi di PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Ciomas senilai Rp1,8 miliar.Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Serang Olaf Mangontan mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan di tubuh perusahaan BUMD milik Pemkab Serang itu sejak 13 Februari 2018.


"Kita tengah melakukan penyedilikan di PT LKM Ciomas. Perusahaan itu awalnya didirikan untuk memberikan jasa pengembangan usaha dan pemberdayaan masyarakat berupa pinjaman uang, pembiayaan, dalam usaha mikro kepada masyarakat," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Olaf menjelaskan, dugaan tindak pidana korupsi di tubuh LKM Ciomas itu berawal dari informasi masyarakat yang masuk ke Kejari Serang. Selanjutnya, penyidik membentuk tim untuk melakukan  pendalaman terhadap informasi tersebut. “Dari tim penyelidikan yang melakukan penelaahan, serta informasi dari masyarakat,” jelasnya.


Menurut Olaf, dari hasil penyelidikan yang dilakukannya, selam tahun 2017, PT LKM Ciomas mendapat penyertaan modal dari Pemkab Serang sebanyak Rp7,6 miliar dan pada tahun 2018 sebanyak Rp2 miliar. "Total uang penyertaan modal dari pemkab tahun 2017 hingga 2018 yaitu Rp9,6 miliar yang berasal dari APBD kab serang, setelah  dilakukan penyelidikan diduga ada peristiwa pidana yaitu pembobolan uang penyertaan modal yang dilakukan oleh oknum pegawainya. Dari temuan penyelidikan Rp1,8 miliar uangnya tidak ada," ujarnya.


Guna mendalami hilangnya uang Rp1,8 miliar itu, Olaf menambahkan Kejari Serang telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 calon saksi serta koordinasi dengan auditor independen dan Inspektorat Pemkab Serang. "Pada tanggal 27 Maret 2018 melalui gelar perkara statusnya dinaikan ke tahap penyidikan guna mencari siapa pelakunya, dan barang buktinya," tambahnya.


Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Serang HRS Purbo Asmoro mengiyakan bahwa saat ini LKM Ciomas sedang menghadapi dugaan penggelapan uang Rp1,8 miliar. Komisi III mengetahui kasus tersebut sekitar satu bulan yang lalu, hanya sampai saat ini belum mendapatkan laporan secara resmi dan tertulis.


Komisi III, kata politisi PAN ini, sudah meminta pemerintah daerah dan inspektorat turun tangan mengaudit dan membuat laporan kesimpulan untuk selanjutnya mengambil tindakan tegas kepada pelaku. "Intinya siapa yang bersalah akan dan harus mempertanggungjawabkan. Dan tak lupa mengusut penyebab keteledoran pengawasan dan pengeloaan dari manajemen," kata Purbo. (darjat/fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook