Disperindag Bina Wirausaha Baru

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 05 April 2018 - 11:52:59 WIB   |  dibaca: 37 kali
Disperindag Bina Wirausaha Baru

PAPARAN : Para narasumber bergantian melakukan paparan saat acara pembinaan pelaku usaha baru yang digelar Diperindag Kota Tangsel, kemarin.

KOTA TANGSEL - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel kembali menggagas wirausaha baru. Beberapa tahun sebelumnya, binaan Disperindag melejit berbagai produk di antaranya Sagon Bakar, dan Sambal HJ Lina.


Kepala Bidang Perindustrian pada Disperindag Kota Tangsel, Ferry Payacun menggelar, pihaknya telah telah mengundang sekitar 90 peserta yang sebagian besar baru merintis usaha. Mereka diundang untuk memperoleh wawasan soal wirausaha.


“Bukan hanya pemerintah daerah menargetkan wirausaha baru dalam kurun satu tahunnya tapi pemerintah pusat pun sama mencapai sekitar lima puluh ribu wirausaha baru. kami di daerah cukup membentuk 10 kelompok usaha bersama saja masing-masing kelompok usaha berjumlah sepuluh anggota,” katanya.


Acara bertema Fasilitasi Pengembangan Industri Kecil dan Menengah yang digelar di Kampung Anggrek, Serpong, selama dua hari itu dihadiri Kepala Disperindag Maya Mardiana, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagekerjaan Kota Tangsel, Ibkar Saloma, dan perwakilan dari Bank Tabungan Negara (BTN).


Ferry menambahkan, pihaknya sengaja mendatangkan para narasumber untuk memberikan banyak hal terkait dengan IKM di Tangsel, seperti BPJS dan sokongan permodalan.
Dikatakan, IKM di Tangsel diwajibkan terkover dengan BPJS agar memiliki jaminan keselamatan. Baru-baru ini, pihaknya juga melakukan tanda tangan kerjasama dengan BPJS agar seluruh komponen pelaku usaha di Tangsel terlindungi BPJS Ketenagakerjaan.


“Termasuk juga dari perbankan dapat memperoleh bantuan KUR bagi IKM yang membutuhkan permodalan. Pemerintah menyediakan banyak fasilitas tinggal masyarakat selaku IKM serius dan semangat mengikuti sampai menjadi pengusaha nantinya,” harap Ferry.


Ia bercerita, empat tahun silam, tak pernah terbayangkan, saat Produk Sagon Bakar milik Ibu Irma di Pamulang Timur kini sangat terkenal. Bahkan, sudah dikirim ke berbagai tempat, termasuk sambal HJ Lina di Serpong, dan produk-produk lain yang berhasil Disperindag bina.


"Ketika itu, belum terbayangkan bakal menjadi produk hebat, tapi sekarang semua terwujud. Pembinaan sekarang juga sama, akan terlihat hasil empat tahun silam, ini berkaca dengan mereka yang sudah berhasil lebih dulu. Misalnya Sagon Bakar, awalnya orang tidak ada yang kenal, tapi lembat laun dengan berbagai perbaikan  berbagai aspek, kualitas kemasan, harga kompetitif, manjemen produksi, manajemen pemasaran dan pembaruan alat menjadikan produk sagon bakar digemari masyarakat,” tambahnya.


Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardian mengharapkan IKM Tangsel jauh lebih berkembang lagi dalam hal pengembangan nilai produksi, dan dalam bentuk perhatiannya Pemkot Tangsel bersama mitra, yakni BPJS Ketenagakerjaan dan Bank BTN yang bekerjasama untuk memajukan usaha dalam bentuk pembiayaan KUR dan asuransi ketenagakerjaan.


"Kita targetkan 50 wirausaha baru di Tangsel dapat berdiri. Tahun lalu tercapai target, saat ini diharapkan akan melampaui target, karena hingga kini sudah ada 180 wirausaha baru di Tangsel," kata Maya.


Ia mengungkapkan, wirausaha baru ini jika dilihat produknya sangat layak dikembangkan, tinggal difasilitasi. Disperindag dan Kementerian akan memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan dari wirausaha baru ini."Bantuan dari pemerintah merupakan bantuan pelatihan, dari pelatihan. Dari situ nanti wirausaha baru akan bisa melihat produknya akan dikelola seperti apa," jelasnya. (*/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook