BI Perluas Penyebaran Rupiah Ke Pedalaman

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Jumat, 06 April 2018 - 14:21:34 WIB   |  dibaca: 172 kali
BI Perluas Penyebaran Rupiah Ke Pedalaman

LEBAK - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten bekerjasama dengan BRI dan bank bjb terus meningkatkan jangkauan distribusi uang rupiah layak edar dan layanan kas hingga ke pedalaman. Strategi yang dilakukan dengan meluncurkan Pilot Project BI Jangkau di Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Rabu-Kamis (4-5/4).


BI Jangkau ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan distribusi uang dan layanan kas BI sampai ke area kecamatan.Turut dihadir Pimpinan Wilayah BRI 3 Andik Eko Putro, Pemimpin bank bjb Regional IV Denny Mulyadi  serta pimpinan daerah setempat.

“Peluncurkan pilot project "BI Jangkau" ini bertujuan meningkatkan perluasan jangkauan distribusi uang dan layanan kas BI sampai ke area Kecamatan sehingga diharapkan uang dengan kualitas baik dapat dirasakan hingga ke Kecamatan di daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Terpencil) sekalipun,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Rahmat Hernowo.


Sebelumnya, dalam penetapan  lokasi pilot project ini KPw BI Provinsi Banten telah melakukan survey ke beberapa kecamatan. “Berdasarkan aspek lokasi,  kondisi uang dan perekonomian, Bayah dan Cibaliung terpilih menjadi wilayah pilot project,” katanya.


Wowo melanjutkan, dengan seluruh jaringan yang dimiliki, BRI dan bank bjb, kedua bank tersebut siap mendukung program BI Jangkau.“Bank Indonesia mengharapkan program ini dapat mempercepat distribusi uang layak edar dan menyerap  uang tidak layak edar sehingga uang yang beredar di masyarakat kondisinya baik.  Di samping itu,  diharapkan juga dapat memenuhi kebutuhan uang kecil di masyarakat,” katanya.


Secara nasional peresmian pilot project  ini telah dilakukan pada pertengahan 2017 lalu di salah satu daerah terluar Indonesia, yaitu Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Mota’ain, Atambua, Provinsi NTT.


“Pilot project BI Jangkau tahun 2017 dilakukan di delapan provinsi yang memiliki daerah 3T yaitu Kepulauan Riau, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan Papua.  Tahun 2018 ini merupakan perluasan dari tahun lalu, dan Provinsi Banten merupakan salah satu yang menjadi pilot project,” tutup Wowo. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook