20 Finalis Duta Wisata Bersaing Ketat

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 06 April 2018 - 14:25:52 WIB   |  dibaca: 155 kali
20 Finalis Duta Wisata Bersaing Ketat

FINALIS : Sebanyak 20 finalis Duta Pariwisata dan Budaya Kota Cilegon saat mengikuti tahapan lomba di Hotel Sukma, Kamis (5/4).

CILEGON – Pemilihan duta wisata dan budaya Kota Cilegon yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon sudah memasuki babak finalis. Sebanyak 20 finalis bersaing ketat untuk mendapatkan predikan Teng dan Nong Kota Cilegon 2018.


Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi berharap, ditengah persaingan yang ketat, para dewan juri harus jujur dan objektif dalam memberikan penilaian, sehingga yang menang merupakan hasil seleksi yang berkualitas.

 "Kami minta dan titip kepada Kepala Disparbud Kota Cilegon (Heri Mardiana-red) jangan sampai ada titip-titipan yah. Penilaiannya harus jujur, jurinya harus menilai secara objektif. Sebab, pemenangnya harus merupakan teng dan nong yang berkualitas secara kemampuan," kata Edi kepada Banten Raya saat memberikan materi kepada 20 finalis teng dan nong Kota Cilegon di Aula Hotel Sukma Cilegon, Kamis (5/4).


Edi menjelaskan, pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon didalamnya ada juga peran serta Disparbud Kota Cilegon dari sisi pariwisata dan budaya. Duta wisata dan budaya adalah bagian yang juga harus mempromosikan berbagai pencapaian pembangunan baik kepada warga lokal maupun juga warga luar Kota Cilegon.

 "Kami secara terus-menerus sedang melakukan pembangunan. Dalam pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tentu ada andil dari Disparbud Kota Cilegon. Kami harap Duta sebagai bagian didalamnya melakukan hal yang sama," jelasnya.


Sementara itu, Kepala Disparbud Kota Cilegon Heri Mardiana mengungkapkan, 20 finalis tersebut merupakan hasil seleksi dari hampir kurang lebih 160 pendaftar. Artinya 20 finalis tersebut merupakan orang-orang yang secara penilaian sudah terbaik. "Kami lakukan seleksi 160 dan terpilih 20 finalis. Sekarang prosesnya adalah karantina dimana para finalis akan mendapatkan banyak pengetahuan dari berbagai nara sumber termasuk Plt Walikota Cilegon. Hal tersebut agar Plt Walikota dapat menginspirasi dan memberikan arahan kepada para finalis," ungkapnya.


Plt Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata pada Disparbud Kota Cielgon Nely Evalinda menerangkan, proses karantina akan berajalan selama 2 hari. Peserta akan mendapatkan arahan dan materi tentang anyak hal termasuk juga masalah bahaya narkoba. Hal tersebut penting karena sebagai calon panutan atau duta maka harus bebas dari hal negatif tersebut. "Tadi materi dari pak Asep (Kepala BNN Kota Cilegon-red) beliau menjelaskan bahaya narkoba dan mengajak duta juga untuk bersama-sama meberantas peredaran narkoba yang mulai marak dikalangan remaja khususnya pelajar," terangnya. (uri)

 


 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook