DPUTR Janji Selesaikan Banjir Kependilan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 07 April 2018 - 11:06:55 WIB   |  dibaca: 226 kali
DPUTR Janji Selesaikan Banjir Kependilan

TINJAU SDN KEPENDILAN : Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi didampingi pejabat Pemkot Cilegon meninjau SDN Kependilan yang sering terendam banjir, Jumat (6/4).

CILEGON - Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon Muhtar Gojali dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Nana Sulaksana, Camat Jombang Agus Ariadi serta pejabat pemerintah yang lain meninjau Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kependilan yang merupakan langganan banjir, Jumat (6/4).

Sekolah yang terletak di Lingkungan Kependilan, Kelurahan Panggungrawi, Kecamatan Jombang tersebut sudah dua kali kebanjiran dalam sepekan terakhir. Bahkan, dalam waktu tiga bulan sudah empat kali kebanjiran. Setelah dilakukan monitoring penyelesaian masalah banjir di SDN Kependilan, DPUTR Kota Cilegon berjanji akan menyelesaikan masalah banjir di SDN Kependilan dalam waktu empat hari.

Kepala DPUTR Kota Cilegon Nana Sulaksana mengatakan, masalah banjir tersebut akan selesai dalam waktu empat hari. Penanganan titik banjir akan dilakukan dengan melakukan normalisasi saluran dan memperbesar saluran air di Jalan Pierre Tendean depan SDN Kependilan. "Dalam waktu empat sampai lima hari selesai," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Nana, adanya saluran yang banyak sampah dan bangunan liar diatas saluran akan segera dibersihkan, sehingga aliran air tidak mengalir ke SDN Kependilan yang memang lokasinya berada di bawah jalan. "Ini pakai anggaran pemeliharaan. Kita bongkar dulu bangunan-bangunan dan jalan setapak diatas saluran nanti ditutup dengan gorong-gorong," tuturnya.


Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menjelaskan, banjir yang terjadi di SDN Kependilan akibat bertambahnya bangunan di sekitar sekolah dan membuat saluran menyempit. Bukan hanya itu, Ia prihatin melihat perilaku warga sekitar yang membuang sampah di saluran air membuat air mengalir ke SDN Kependilan yang tempatnya lebih rendah dibandingkan jalan akses perumahan di Kependilan.


"Akibat terjadinya curah hujan yang tinggi dan juga disebabkan sampah yang tertumpuk disekitar sekolah mengakibatkan SDN Kependilan terendam banjir. Saya melihat kondisi di sekitar sekolah yang menyebabkan banjir diakibatkan oleh lingkungan yang kurang bersih, dan tidak terawat karena banyaknya tumpukan sampah yang berserakan di setiap gorong-gorong," jelasnya.

Edi meminta kepada DPUTR Kota Cilegon untuk cepat memperbaiki drainase di sekitar SDN Kependilan. Camat Jombang juga diminta untuk selalu mengawasi wilayahnya, jika ada bangunan liar di atas saluran untuk diingatkan pemiliknya, jika tetap membandel bisa untuk dibongkar. "Mulai besok (Hari ini-red) saya minta DPUTR langsung kerjakan, agar saat USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) berlangsung sudah bebas banjir," ucapnya.


Ditegaskan Edi, pihak SDN Kependilan juga harus melakukan sosialisasi kepada siswa dan masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan bersama. Hal itu dilakukan, agar tidak ada banjir saat hujan turun. "Kalau sudah dilakukan perbaikan saluran ternyata masih banjir, nanti sekolahnya ditinggikan, tapi itu opsi kesekian," tegasnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook