Warga Pabean Iuran Bangun Jalan

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Sabtu, 07 April 2018 - 11:14:20 WIB   |  dibaca: 248 kali
Warga Pabean Iuran Bangun Jalan

GOTONG ROYONG : Warga Lingkungan Kedurung, Kelurahan Pabean gotong royong, bangun jalan, kemarin.

CILEGON - Pembangunan infrastruktur di Kota Cilegon tampaknya belum merata. Pasalnya, masih ada wilayah pinggiran Kota Cilegon yang kondisi jalannya rusak. Bahkan, situasi itu membuat warga harus iuran memperbaiki jalan umum. Salah satunya adalah akses Jalan Pecinan-Kedurung di Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta.

 Dimana, sebelumnya juga ada warga Kampung Tanjung, Desa Pekuncen, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang yang melakukan perbaikan Jalan Cianda-Langon yang masuk wilayah Kecamatan Pulomerak secara swadaya. Jalan-jalan yang belum tersentuh pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon merupakan jalan yang berada di daerah perbatasan Kota Cilegon dan Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang.

Ketua RT 12/01, Lingkungan Kedurung, Kelurahan Pabean, Kecamatan Purwakarta, Ali Mamak mengatakan, Jalan Pecinan-Kedurung dengan panjang sekitar 1,2 kilometer. Pada 2015 lalu, telah dibangun oleh pemerintah sekitar 300 meter saja. Sehingga, masih kurang sekitar 900 meter jalan yang kondisinya rusak dengan aspal terkelupas.


 "Warga secara sukarela iuran, setiap KK (Kepala Keluarga) itu Rp 250 ribu untuk mengecor jalan dengan panjang sekitar 900 meter, tapi cor tanpa tulang besi. Itupun dari lebar jalan tiga meter hanya satu meter yang dicor, jadi hanya untuk jalan kaki atau lewat motor saja," katanya kepada Banten Raya, Jumat (6/4).


Dijelaskan Ali, Jalan Pecinan-Kedurung, merupakan akses warga Lingkungan Kedurung menuju pusat Kota Cilegon untuk berbagai aktivitas. Warga Lingkungan Kedurung yang akan ke pasar, ke tempat kerja, maupun ke sekolah melalui jalan rusak tersebut. "Di Kedurung itu ada sekitar 70 KK," jelasnya.

Ali berharap, ada perhatian pemerintah terhadap kondisi warga Lingkungan Kedurung yang lokasinya jauh dari pusat kota. "Lingkungan Kedurung itu berada diantara tiga
kecamatan, yaitu Purwakarta, Pulomerak, dan Bojonegara. Tapi, Kedurung masuk Purwakarta," ucapnya.


Sementara itu, Lurah Pabean, Kecamatan Purwakarta, Hidayatullah mengatakan, jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam program peningkatan jalan pada 2015 lalu. Namun, dari panjang sekitar satu kilometer, hanya 300 meter yang dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon dengan nilai Rp 700 juta.

"Sisanya, awal tahun ini (2018-red) warga gotong royong, tapi dengan seadanya. Kita berharap sih cor tulang biar awet dan bisa untuk dilalui mobil, karena kalau warga belanja barang yang menggunakan mobil, mobil tidak bisa lewat," katanya.


Hidayatullah menegaskan, Jalan Pecinan-Kedurung sudah Ia usulkan dalam program prioritas pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Purwakarta dan Kota Cilegon untuk dapat diperbaiki. Jalan tersebut harus segera mendapat perhatian, karena merupakan akses satu-satunya warga Kedurung menuju pusat Kecamatan Purwakarta atau Kota Cilegon. "Kita usulkan dalam Musrenbang beserta PJU (Penerangan Jalan Umum)," tegasnya.


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dari Daerah Pemilihan (Dapil) Purwakarta-Jombang, Rahmatullah mengatakan, setelah mendengar kabar tersebut, kemarin pihaknya langsung menyampaikan masalah jalan rusak tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon.

Ia meminta kepada DPUTR Kota Cilegon untuk memerhatikan masalah infrastruktur di wilayah terluar Kota Cilegon. "Kita sampaikan ke DPUTR, katanya bisa dianggaran perubahan tahun ini, kita akan kawal di legislatif. Jangan sampai pembangunan infrastruktur hanya dirasakan masyarakat di pusat kota saja," katanya. (gillang)

 

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook