KBS Beri Kejutan untuk Siswa RPB

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 09 April 2018 - 11:39:43 WIB   |  dibaca: 195 kali
KBS Beri Kejutan untuk Siswa RPB

MENGAJAR : Sekretaris Perusahaan PT KBS, Dedi Juanda Ikut mengajar siswa binaan RPB.

CILEGON - PT Krakatau Bandar Samudera (KBS) memberi kejutan untuk siswa binaan Rumah Peradaban Banten (RPB), Minggu (8/4).Manajemen KBS yang diwakili oleh Sekretaris Perusahaan (Sekper), Dedi Juanda beserta staf hadir untuk ikut mengajar dan berbagi ilmu kepada siswa binaan RPB yang berusia 5  hingga 12 tahun.

Tidak hanya itu, salah satu anak perusahaan PT Krakatau Steel yang bergerak di bidang pelayanan jasa kepelabuhanan itu juga membawa ratusan bingkisan yang berisi buku tulis dan makanan ringan untuk dibagikan kepada 100 siswa binaan RPB yang sedang menuntut ilmu di kampus RPB Lingkungan Kubang Welut, Kelurahan Samangraya, Kecamatan  Citangkil.
Sekretaris Perusahaan PT KBS, Dedi Juanda mengaku sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Lembaga Swadaya Masyarakat RPB.


"Program yang dijalankan RPB selaras dengan apa yang diinginkan direktur utama kami. Beliau menginginkan Sumber daya manusia lokal Cilegon dan Banten umumnya mampu mengikuti perkembangan zaman serta memiliki kualitas pendidikan yang baik sehingga kelak bisa menjadi pemimpin dan orang sukses," katanya kepada Banten Raya, kemarin.
Dedi mengungkapkan, KBS di era kepemimpinan direktur utama Tono Sapoetro sangat konsen terhadap perkembangan dunia pendidikan.


"Kami juga telah menyelenggarakan beasiswa bagi 12 pelajarenengah atas untuk dibina hingga bisa melanjutkan ke perguruan tinggi negeri favorit. Nantinya bila sesuai dengan arahan KBS dan lulus dengan nilai baik maka akan direkrut menjadi karyawan sesuai kebutuhan KBS," ujarnya.


Pendiri RPB, Huluful Fahmi menjelaskan, kegiatan RPB diberlakukan secara gratis tanpa pungutan biaya apapun dan telah berlaku selama 3 tahun. Program yang dijalankan adalah pembelajaran bahasa Inggris bagi siswa sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Ada juga kegiatan Parenting bagi para orangtua.


"Hal yang kami lakukan merupakan dedikasi serta komitment kami terhadap pengembangan SDM lokal di Banten khususnya Cilegon dengan terus meningkatkan kemampuan personal sejak dini. Kota Cilegon memiliki iklim industri yang padat dengan pemodal Asing. Untuk itu bahasa Inggris menjadi prioritas dalam merespon kondisi tersebut," tuturnya.


Fahmi menilai kehadiran industri seperti Krakatau Posco, PT Krakatau Steel dan grup, serta industri lainnya mampu menumbuhkan manfaat yang lebih baik bagi generasi muda di Cilegon dan Banten.


"Peran industri merupakan langkah baik yang strategis. Seperti apa yang dilakukan KBS. Perusahan tersebut kerap ‘blusukan’ di kampung-kampung. Pola komunikasi yang dibangun antara masyarakat dan industri tidak lagi kaku. Kami berharap hal itu bisa tiru dan diikuti seluruh industri yang ada," jelasnya.


Fahmi menambahkan, dengan langsung masuk ke jantung masyarakat, industri dapat mengetahui secara langsung kondisi masyarakat sekitarnya, sehingga harapannya industri mampu memutus mata rantai kemiskinan dan pengangguran serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat. (danang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook