Pantai di Pandeglang Tetap Ramai Pengunjung

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 09 April 2018 - 11:42:21 WIB   |  dibaca: 130 kali
Pantai di Pandeglang Tetap Ramai Pengunjung

PANTAUAN : Kepala Dispar Pandeglang, Salman Sunardi dan anggota Balawisata memantau pengunjung Pantai Carita, Minggu (8/4).

PANDEGLANG – Hasil kajian Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bahwa Pandeglang berpotensi diterjang tsunami besar tidak terlalu berimbas pada kunjungan wisata, khususnya di Pantai Carita dan Tanjung Lesung. Ini terlihat dengan masih banyaknya pengunjung untuk berilibur menghabiskan akhir pekan.


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) bekerjasama dengan Balawisata Banten turun langsung untuk memberikan imbauan kepada pengunjung agar merasa tenang selama berlibur.

“Kami mohon prediksi akan ada tsunami besar di Pandeglang tidak dibesar-besarkan, soal­nya pengunjung tidak terpengaruh dan pantai tetap ramai. Kami juga telah memberikan imbauan agar pe­ngun­jung tidak termakan isu yang ke­benarannya belum pasti,” demikian kata Kepala Dispar Pandeglang, Salman Sunardi di Pantai Carita, kemarin.


Salman menambahkan, pihaknya percaya kepada para ahli dan pakar tim analis tsunami sudah mempertimbangkan statemen yang dibuat antara lain agar wisatawan dan pemerintah waspada.


“Statemen ahli bertujuan agar kita lebih berhati-hati. Ini wajar karena Pandeglang punya garis pantai yang paling panjang di Banten dan lokasi wisata pantai yang banyak. Yang jelas kita sama-sama memohon kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan dalam menjalankan aktivitas,” harap Salman.


Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Pandeglang, Widiasmanto menyatakan, prediksi ahli akan adanya tsunami besar di Pandeglang lebih bertujuan agar meningkatkan kewaspadaan.


Menurutnya, peringatan ini diperlu­kan mengingat Pandeglang memiliki ba­nyak destinasi wisata pantai. “Peri­nga­tan agar kita semua meningkatkan ke­waspadaan. Dan, kami bersyukur be­lum ada dampak serius pada kunju­ngan wisata. Untuk itu diperlukan ke­sadaran kita semua untuk menjaga kon­dusifitas di lokasi wisata, salah sa­tunya dengan memberikan informa­si yang benar dan akurat kepada wisa­ta­wan,” kata manajer Tanjung Lesung Resort ini.


Namun demikian, PHRI berharap kepada pemerintah untuk lebih memaksimalkan infrastuktur dan menambah early warning system (EWS) tsunami atau alat peringatan dini tsunami, untuk menambah nyaman warga pesisir pantai. “Sarana pengunjang wisata selain fasilitas juga sarana penunjang keamanan. Ini perlu kerja bersama khususnya pemerintah,” kata Widi. (*)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook