Jembatan Kedung Masih Dilewati Mobil

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 09 April 2018 - 11:55:58 WIB   |  dibaca: 156 kali
Jembatan Kedung Masih Dilewati Mobil

RETAK : Jembatan gantung permanen di Kampung Kedung tengah dalam perbaikan belum lama ini.

RANGKASBITUNG- Jembatan gantung permanen di atas Sungai Ciberang yang menghubungkan Kampung Kedung menuju Kampung Bojong Awi Apus, Desa Sukamekarsari, Kecamatan  Kalanganyar yang belum lama selesai diperbaiki pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ternyata masih dilalui kendaraan roda empat.

Padahal pasca perbaikan dilakukan, pihak Kemenetrian PUPR mengimbau agar masyarakat di Kampung Kedung maupun Bojong Awi Apus yang memiliki kendaraan roda empat dilarang untuk melintasi jembatan tersebut, termasuk warga dari luar daerah.


Heri, warga Kampung Kedung kepada Banten Raya membenarkan bahwa pasca perbaikan selesai dilakukan, masih ada saja pemilik kendaraan roda empat yang membandel melintasi jembatan gantung di kampungnya.


“Anehnya meski sudah dipasang portal, namun tetap saja pemilik kendaraan roda empat jenis sedan atau losbak memaksa untuk melintasi jembatan di kampung kami. Padahal saat jembatan gantung tersebut mengalami kerusakan, salah satunya disebabkan seringnya dilintasi kendaraan roda empat,” ujar Heri, Minggu (8/4).


Surahman, warga Kampung Bojong Awi Apus menambahkan, sebelum diperbaiki bagian pondasi jembatan tersebut mengalami keretakan. Bahkan bagian pondasinya turut amblas, sehingga bagian badan jembatan mengalami kemiringan. Agar tidak membahayakan maka jembatan itu tidak bisa lagi menahan beban yang berat, seperti saat dilintasi kendaraan roda empat.


“Kini setelah diperbaiki, jembatan tersebut khawatir mengalami kerusakan kembali, sehingga saya sebagai warga di sini (Kampung Bojong Awi Apus) sangat mendukung bila pihak kementerian PUPR melarang semua jenis kendaraan roda empat dilarang melintasi jembatan tersebut,” kata Surahman.


Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lebak Entos Saepudin mengatakan bahwa bantaran di sekitar pondasi jembatan dinilai labil, sehingga bila jembatan tersebut dilalui kendaraan yang bebannya sangat berat, dikhawatirkan bagian pondasinya amblas kembali. “Kami pun berharap agar pemilik kendaraan roda empat tidak melintas jembatan gantung di Kampung Kedung tersebut,” harap Entoy. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook