Puspemkab Tidak Dapat Jatah Bangub

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 11 April 2018 - 11:36:09 WIB   |  dibaca: 108 kali
Puspemkab Tidak Dapat Jatah Bangub

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan tidak ada alokasi anggaran untuk pembangunan pusat pemerintahan kabupaten (Puspemkab) Serang yang berasal dari anggaran bantuan gubernur (Bangub). Sesuai arahan pemerintah provinsi (Pemprov) Banten, bangub hanya boleh digunakan untuk pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan program pengentasan kemiskinan.


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang Anang Mulyana mengatakan, penggunaan bangub tidak boleh keluar dari arahan yang telah ditentukan oleh Pemprov Banten. “Bangub itu untuk empat poin, untuk pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan program penanganan kemiskinan. Kita ikuti arahan dari provinsi saja,” kata Anang, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/4).


Anang menuturkan, tahun ini Pemkab Serang akan fokus menyusun ulang master plan dan merevisi detail engineering design (DED) Puspemkab karena adanya proyek pembangunan tol Serang-Panimbang sehingga harus dilakukan penyesuaian. “Tahun ini untuk Puspemkab dari bangub enggak ada. Kita akan fokus merevisi DED nya dulu, karena nilainya terlalu tinggi, kemampuan daerah kita terbatas,” ujarnya.


Adapun untuk persentase alokasi bangub, lanjut Anang, hal itu oleh provinsi diserahkan kepada masing-masing daerah tergantung kebutuhan daerah tersebut. “Untuk persentase alokasi bangub tidak diatur tergantung kebutuhan daerah. Kalau di kita paling besar untuk infrastruktur yaitu kalau tidak salah sekitar Rp70,5 miliar, sisanya untuk pendidikan, kesehatan, dan program pengentasan kemiskinan. Total bangub tahun ini Rp90 miliar,” tuturnya.


Ia menargetkan, penyusunan ulang dan revisi DED Puspemkab ditargetkan selesai tahun ini, sehingga pada 2019 Pemkab Serang fokus pada pembanguan fisik. “Tahun kemarin kita memang berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar dari bangub untuk pembangunan fisik, tapi karena kata provinsi tidak diperbolehkan makannya kita alihkan ke yang empat point tersebut. Untuk revisi DED Insya Allah selesai tahun ini,” paparnya.


Terpisah, Pjs Sekda Pemkab Serang Agus Erwana membenarkan, bahwa belum ada anggaran untuk pembangunan Puspemkab yang berasal dari bangub. "Bangub itu diarahkan ke infrastruktur, ke sekolah, kesehatan, dan untuk pendataan verifikasi masyarakat miskin supaya lebih akurat yang dilakukan oleh Bappeda. Untuk Puspemkab belum ada. Tahun ini selain merevisi DED kita fokus pembebasan lahan. DED direvisi pertimbangan ibu harus lebih efisien seperti kantor polres," kata Agus. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook