Warga Cimanyangrai Bangun Jalan Baru

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 11 April 2018 - 13:41:13 WIB   |  dibaca: 142 kali
Warga Cimanyangrai Bangun Jalan Baru

GOTONG ROYONG : Warga bersama aparat TNI-Polri membangun akses jalan poros Desa Cimanyangrai-Parakanlima, Kecamatan Cirinten, Selasa (10/4).

LEBAK- Warga Desa Cimanyangrai, Kecamatan Gunungkencana bergotong royong bersama anggota TNI-Polri untuk membangun jalan baru sepanjang 5,4 kilometer. Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut TMMD (tentara manunggal membangun desa) ke-101 tahun 2018 yang dilaksanakan Kodim 0603 Kabupaten Lebak di desa tersebut.


"Kegiatan TMMD ini disambut antusias warga Cimanyangrai dan juga Parakanlima, Kecamatan Cirinten. Mereka secara sukarela bahu membahu ikut bergotong-royong bareng TNI-Polri membangun akses jalan baru," kata Kepala Desa Cimanyangray Farid Ibnu Akhsin di lokasi TMMd, Selasa (10/4).


Menurut Farid, warganya sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan TMMD yang diselenggarakan Kodim 0603 Lebak. Akses jalan yang tadinya berupa jalan setapak sudah bisa dilalui kendaraan.


"Kini Desa Cimanyangrai tidak lagi terisolir karena sudah bisa diakses dari banyak penjuru. Kalau dulu kan hanya searah bisa dilewati dari Gunung Kencana, tapi sekarang dari Cirinten juga sudah bisa," katanya.


Farid mengatakan, akses jalan yang saat ini sudah terbuka memiliki manfaat besar bagi warganya. Mampu melancarkan aktivitas warga dalam menjalankan roda perekonomian dan juga meningkatkan kesejahteraan.


"Misalnya saja dari harga tanah, kalau belum ada akses jalan murah harganya tapi kalau sudah terbuka pastinya akan ada adu harga yang menguntungkan pemilik. Tapi itu tadi kita tak mengharapkan dijual tetapi dikelola dengan baik, untuk diambil hasilnya sekarang kan enak mobilitas angkutan hasil pertanian bisa diakses pakai kendaraan," katanya.


Lebih lanjut Farid menuturkan, kegiatan TMMD di desanya membawa berkah sekaligus membuka wawasan warga. Artinya warga dimotivasi untuk selalu mempertahankan budaya gotong-royong.


"Dengan gotong-royong, tadinya berupa jalan setapak kini sudah bisa diakses mobil dalam waktu sangat singkat. Terus dari TMMD wawasan warga menjadi bertambah dapat mengenal lebih dekat dengan aparat TNI dan Polri, serta apartur dari pemda," katanya.


Farid menambahkan, waktu pelaksanaan TMMD akan berlangsung selama 30 hari. "Selama itu warga bersama aparat hidup bersama, karena memang tinggal bersama warga," katanya.
Dandim 0603 Lebak Letkol Arh Syafa Susanto selaku komandan Satgas TMMD mengatakan bahwa kegiatan TMMD sudah memasuki hari ke tujuh.

"Progres keseluruhan baik fisik maupun non fisik sudah mencapai 52 persen. Alhamdulilah semua berjalan lancar, target hari ini melanjutkan pengerasan jalan yang sudah mencapai 62,4 persen, kemudian pembangunan pos kamling yang hampir rampung 100 persen di Kampung Citerueup," katanya.


Selain itu sedang berjalan merehab rumah RTLH milik warga. "Hari ini juga dilaksanakan rapat persiapan di Kantor DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) untuk membahas persiapan kegiatan non fisik TMMD ke 101 tahun 2018,  untuk melaksanakan sosialisasi pertanian, peternakan dan agama," katanya. (purnama)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook