Anggaran Sport Center Minus

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 11 April 2018 - 13:59:09 WIB   |  dibaca: 203 kali
Anggaran Sport Center Minus

DIKEBUT : Bangunan proyek Sport Centre di Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, kemarin. Sport Centre berada di atas lahan total seluas 5,4 hektar.

CILEGON - Pembangunan Sport Center Kota Cilegon yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, ternyata menghadapi berbagai kendala. Salah satunya soal anggaran. Pembangunan komplek pusat olahraga di Kota Cilegon tersebut ternyata minus anggaran.

Ketua Harian Badan Anggaran (Banggar) pada DPRD Kota Cilegon, Isro Mi'roj mengatakan, pihaknya telah berkonsultasi dengan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kota Cilegon terkait progres pembangunan Sport Center, yang berada di Lingkungan Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber. Proyek tersebut, lanjutnya, saat ini kekurangan anggaran untuk proses penyelesaiannya sampai tahap akhir.


“Kami mencoba mendatangi Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga) untuk meminta bantuan keuangan melalui DAK (Dana Alokasi Khusus) pemerintah pusat, karena Sport Center masih kurang dana sekitar Rp 200 miliar,” kata Isro kepada Banten Raya, Selasa (10/4).

Dikatakan Isro, minimnya anggaran untuk melanjutkan proyek Sport Center tersebut menjadi perhatian pihaknya, sehingga masalah tersebut disampaikan ke Kemenpora, pekan lalu. Hal itu dilakukan agar proyek Sport Center tidak mangkrak.


 “Selain konsultasi persoalan anggaran Sport Center, kami juga menanyakan apakah bisa mendapatkan dukungan dari Kemenpora terkait pembangunan Sport Center,” kata politisi Partai Golkar ini.

Isro menjelaskan, untuk saat ini Sport Center belum bisa mendapatkan bantuan DAK dari pemerintah pusat. Pasalnya, pemerintah pusat saat ini sedang fokus membangun fasilitas olahrga di Jakarta dan Palembang untuk persiapan Asian Games 2018. “Kami minta kepada kepala daerah (Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi -red) untuk intens melobi pemerintah pusat, dapat bantuan dari pusat itu tergantung lobi pemerintah daerahnya,” cetusnya.

Selain menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cilegon, lanjut Isro, pembangunan Sport Center juga sudah dibantu oleh Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Banten 2017 dan 2018 ini. “Kalau ada bantuan dari pemerintah pusat, mungkin pembangunan bisa lebih cepat lagi,” tambahnya.
 
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Tribun Sport Center, Retno Anggraini mengatakan, progres pembangunan Sport Center Cilegon di 2017 cukup bagus, dimana kegiatan konstruksi tribun timur, utara, dan selatan senilai Rp 43,6 miliar telah mencapai 60 persen.

Sementara tribun barat VIP senilai Rp34 miliar telah mencapai 85 persen. “Untuk kelanjutannya di tahun ini, masih dalam proses lelang. Jika tidak ada halangan, lelang pembangunan Sport Center akan selesai antara akhir April atau awal Mei,” jelasnya.

Ditambahkan Retno, pembangunan Sport Center Cilegon telah menelan anggaran Rp 112 miliar. Retno menilai, anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek tersebut masih kurang sekitar Rp300 miliar.

“Tahun ini pembangunan Sport Center mendapat bantuan Rp 25 miliar, sebetulnya itu masih kurang, sehingga Sport Center akan dianggarkan lagi pada 2019 dan 2020 nanti, bisa sampai dua tahun lagi baru tuntas proyek Sport Center ini,” jelasnya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook