Empat PNS Pandeglang Ditahan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 12 April 2018 - 11:06:57 WIB   |  dibaca: 550 kali
Empat PNS Pandeglang Ditahan

TERUS DIDALAMI : Kepala Kejari Pandeglang Nina Kartini (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan soal penahanan 4 PNS tersangka dugaan korupsi tunda guru, Rabu (11/4).

PANDEGLANG -Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang akhirnya menahan empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dana tunjangan daerah guru fiktif di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang Tahun 2012-2014, Selasa (10/4) malam pukul 19.00 WIB. Dalam kasus tersebut, negara ditaksir dirugikan Rp11,8 miliar.


Empat tersangka itu yakni Abdul Aziz (Kepala Dindikbud Pandeglang 2012-2013-kini nonjob), Nurhasan (Sekretaris Dindikbud Pandeglang 2012-2016-- kini Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik Pandeglang), Ila Nuriawati, mantan staf bendahara dindikbud, dan Rika Yusilawati, mantan bendahara pengeluaran dindikbud.


Kepala Kejari Pandeglang Nina Kartini mengatakan, para tersangka ditahan karena khawatir, saat berkas perkara dilimpahkan, keempatnya sulit dihadirkan, berpotensi melarikan diri, atau menghilangkan bukti. Para tersangka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Pandeglang.

"Setelah kita naikan kasusnya ke tahap dua mereka dipanggil lagi untuk diperiksa, membuka barang bukti, dan berita acaranya sudah cukup. Kami melakukan penahanan dan dititipkan di rutan selama 20 hari kerja ke depan," kata Nina dalam konferensi pers di Kejari Pandeglang, Rabu (11/4).


Ditanya soal kemungkinan tersangka baru, Nina menyatakan belum bisa memastikannya. Yang pasti, pihaknya masih terus melakukan pendalaman. "Kami masih mempelajari. Kalau dari 4 tersangka membuka nama baru yang bisa dijadikan alat bukti, tentu akan kami lakukan pendalaman. Yang jelas kami tidak akan berhenti sampai di sini. Jika mereka memberi petunjuk dalam kesaksian akan kami tindaklanjuti," katanya.


Kepala Rutan Kelas II B Pandeglang Heri Kusrita membenarkan adanya empat tahanan titipan di Rutan Pandeglang. Dia menyebutkan, tahanan diantarkan penyidik kejaksaan menggunakan mobil tahanan. "Ya, betul sudah ada disini (Rutan-red)," kata Heri.


Sekadar informasi, sebelumnya Kejari Pandeglang sudah menyidangkan satu tersangka lain dalam kasus ini yakni Tata Sopandi, mantan bendahara Dindikbud. Terdakwa divonis pidana selama 6 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan badan.


Selain nama-nama di atas, Kejari Pandeglag sudah memeriksa puluhan pejabat dalam kasus itu telah diperiksa sebagai saksi, mulai dari para mantan Kepala Dindikbud, pejabat Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), mantan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi, mantan Sekda, dan staf-staf dindikbud. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook