SDN Bugel Sudah Layak Ditempati

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 12 April 2018 - 14:21:39 WIB   |  dibaca: 168 kali
SDN Bugel Sudah Layak Ditempati

SIAP DI TEMPATI : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah bersama rombongan duduk di ruang kelas SDN Bugel pada acara peresmian ruang kelas tersebut, Rabu (11/4).

SERANG – Tiga ruang kelas SDN Bugel yang berlokasi di Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan sudah layak di tempati. Tidak hanya bangunan yang bagus, ruang kelas tersebut dilengkapi dengan mebeler yang terbilang cukup mewah. Padahal tahun sebelumnya kondisinya sangat memprihatinkan. Pembangunan tiga ruang kelas SDN Bugel ini berasal dari dana corporate social responsibility (CSR) Bank Jabar Banten (BJB).


Bupati Serang Rt Tatu Chasanah mengatakan, SDN Bugel dibangun dari dana CSR beberapa perusahaan yang peduli dengan kondisi sekolah tersebut. “Alhamdulillah untuk SDN Bugel ini pembangunanya dari beberapa perusahaan.

Tiga ruang kelas dengan satu gudang ini dananya dari CSR BJB, total nya Rp465 juta. Untuk perusahaan ini selain ke pendidikan, ada juga yang ke kesehatan dan rutilahu (rumah tidak layak huni),” kata Tatu saat meninjau ruang kelas tersebut, Rabu (11/4).


Ia berharap, pembangunan SDN Bugel dengan dana CSR BJB itu dapat memotivasi perusahaan-perusahaan lain untuk ikut serta membantu dunia pendidikan. “Seperti yang tadi (kemarin-red) saya sampaikan bahwa Pemkab Serang punya PR yang cukup berat dengan kondisi ruang kelas rusak berat yang masih banyak. Jadi kebersamaan para pengusaha, industri sangat dibutuhkan Pemkab Serang,” ujarnya.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya menjelaskan, pembangunan tiga ruang kelas oleh BJB dimulai dari nol dan bukan hanya direhab. “Yang tiga ruangan ini dari BJB, yang sebelahnya direhab lantai dengan dindingnya, atapnya masih menggunakan genteng yang lama oleh PT Paragon, anggarannya Rp113 juta. Terus juga untuk paving blok lapangan upacaranya dari perusahaan lain lagi,” paparnya.


Asep mengungkapkan, hasil pendataan ruang kelas rusak di Kabupaten Serang yaitu sebanyak 1.041 ruang kelas. Sedangkan pada tahun ini Pemkab Serang baru akan membangun sebanyak 360 ruang kelas rusak.

“Anggaran pembangunan ruang kelas rusak dari berbagai sumber, dari DAK (dana alokasi khusu), APBD, bantuan provinsi, dan bantuan pemerintah pusat. Kita mengundang pihak swasta yang lain untuk bisa memberikan kontribusi,” tuturnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 7 Komentar untuk Berita Ini

obat herbal amandel
13 April 2018 - 08:06:39 WIB

Terimakasih atas informasinya, artikelnya sangat bermanfaat sekali :) http://obatamandel.web.id/

Manfaat Ciplukan Untuk Penyakit Gondok Beracun
11 Mei 2018 - 14:25:33 WIB

Terimakasih atas informasinya, artikelnya sangat bermanfaat sekali dan saya sangat suka :) http://www.herbalwalatra.com/manfaat-tanaman-ciplukan-untu k-penyakit-gondok-beracun/

penyebab Penyakit Gondok Beracun
12 Mei 2018 - 08:15:53 WIB

Terimakasih atas informasinya, artikelnya sangat bermanfaat sekali dan saya sangat suka :) http://www.herbalwalatra.com/inilah-penyebab-penyakit-gond ok-beracun/

herbal walatra
14 Mei 2018 - 08:33:13 WIB

Terimakasih atas informasinya, artikelnya sangat bermanfaat sekali dan saya sangat suka :) http://www.herbalwalatra.com/

Walatra Bersih Wanita 100% Asli Original
18 Mei 2018 - 16:10:01 WIB

Terimakasih atas informasinya, artikelnya sangat bermanfaat sekali dan saya sangat suka :) http://www.herbalwalatra.com/walatra-bersih-wanita-asli-or iginal/

Cara Mengobati Vertigo Secara Alami Dan Cepat
01 Juni 2018 - 08:58:23 WIB

Thanks for information, artikelnya sangat bermanfaat sekali dan saya sangat suka :) http://www.herbalwalatra.com/cara-mengobati-vertigo-secara -alami-dan-cepat/

Walatra Jelly Gamat Original
06 Juni 2018 - 09:32:36 WIB

Thanks for information, artikelnya sangat bermanfaat sekali dan saya sangat suka :) https://www.walatrajellygamatrasajeruk.web.id/

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook