Markah Kejut Jalan Multatuli Dibongkar

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 13 April 2018 - 11:54:39 WIB   |  dibaca: 159 kali
Markah Kejut Jalan Multatuli Dibongkar

DIBONGKAR : Markah kejut atau polisi tidur di Jalan Multatuli Rangkasbitung yang disediakan Polres Lebak beberapa hari lalu, kini dibongkar kembali.

RANGKASBITUNG - Polisi tidur di Jalan Protokol Multatuli Rangkasbitung yang baru beberapa hari disediakan Polres Lebak akhirnya dibongkar kembali, Kamis (12/4). Hal itu dilakukan, menyusul banyaknya protes warga Rangkasbitung. Sebab, selain dinilai kurang pantas, polisi tidur di Jalan Multatuli itu juga justru membahayakan para pengendara, khususnya pengendara roda dua.


Tokoh Masyarakat Rangkasbitung, Unro Al Zuhri mengaku mendukung terhadap langkah Polres Lebak yang telah membongkar keberadaan polisi tidur di Jalan Multatuli, karena selain kurang pantas juga dampaknya mampu membahayakan pengendara.

"Yang pantas disediakan polisi tidur yaitu di jalan lingkungan permukiman penduduk atau di jalan lingkungan perumahan modern. Kalau jalan protokol seperti di Jalan Multatuli itu tidak layak disediakan polisi tidur, karena membahayakan," kata Unro kepada Banten Raya, Kamis (12/4).


Warga Rangkasbitung lainnya, Heriawan menambahkan, hanya di Kabupaten Lebak jalan protokolnya yang menggunakan polisi tidur. Untuk itu, karena keberadaanya mengganggu pengendara, maka pihaknya sangat setuju pihak Polrea melakukan pembongkarannya. "Pagi ini setelah di Jalan Multatuli sudah tidak ada lagi polisi tidur, maka saya dan seluruh pengendara yang melintasi jalan tersebut kembali merasa nyaman," tambahnya.


Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Lebak, Kompol Andi Suwandi menjelaskan, tujuan awal disediakannya polisi tidur di Jalan Multatuli itu adalah untuk mencegah adanya balapan liar yang sebelumnya kerap terjadi. "Selain itu, agar Jalan Multatuli tidak dijadikan tempat oleh pelaku kriminal untuk menjambret barang milik pengendara sepada motor," katanya. (hudaya)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook