PT KS Bidik Investor Arab Saudi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 13 April 2018 - 12:10:34 WIB   |  dibaca: 260 kali
PT KS Bidik Investor Arab Saudi

KUNJUNGAN : Rombongan Kadin Madinah Al-Munawaroh saat berkunjung dan bertemu dengan pejabat PT KS serta pejabat Pemprov Banten di Hotel Royal Krakatau Cilegon, Kamis (12/4).

CILEGON - PT Krakatau Steel (KS) Tbk ternyata sedang membidik investor dari Arab Saudi untuk menanamkan sahamnya di Kawasan Industri Krakatau Steel yang dikelola oleh PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC). Keinginan PT KS tersebut disampaikan oleh PT KS dalam pertemuan dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Madinah Al-Munawaroh, Arab Saudi, Kamis (12/4).

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) dan Pengembangan Usaha (PU) PT KS, Imam Purwanto mengatakan, saat ini masih sangat terbuka bagi investor Arab Saudi ketika akan menanamkan modalnya di Kota Cilegon. Bahkan, di lahan Kawasan Industri Krakatau Steel masih sangat terbuka lahannya.

"Kami berharap, para investor Arab Saudi bisa menanamkan sahamya di Kawasan Industri Krakatau Steel," kata Imam Purwanto saat menemui Ketua Kadin Kota Madinah Al-Munawaroh dengan para pengusaha asal Arab Saudi di Hotel Royale Krakatau, Kamis (12/4).


Dijelaskan Imam, kesempatan berbisnis di Kawasan Industri Krakatau Steel cukup baik. Di kawasan industri milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini, juga terkoneksi dengan Pelabuhan Cigading milik anak perusahaan PT KS yaitu PT Krakatau Bandar Samudera (KBS). Selain itu, juga sangat dekat dengan pelayanan kesehatan yang disedikan juga oleh anak perusahaan PT KS yaitu PT Krakatau Medika, dan pelayanan yang lainnya.


"Cilegon ini jarak dengan Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia tidak terlalu jauh, juga sudah tersambungkan dnegan Jalan Tol, aksesnya sangat mudah baik untuk lalu lintas barang baik darat maupun laut," jelasnya.


Ditambahkan Imam, PT KIEC selaku anak perusahaan PT KS juga sudah menyediakan kawasan industri untuk industri makanan yang berada di Kawasan Industri Krakatau Steel II. Di Banten, khususnya Cilegon iklim investasi juga kondusif. "Kami berharap, pengusaha Arab Saudi mau menanamkan sahamnya disini," tambanya.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan, peluang bisnis di Banten bagi investor Arab Saudi masih terbuka lebar. Pasalnya, lahan untuk industri di Banten masih tersedia. "Kawasan industri di Banten itu di bagian utara, seperti Cilegon, Serang, dan Tangerang. Kalau selatan lebih kepada pertanian," kata Babar yang juga turut menemui kunjungan Kadin Kota Madinah Al-Munawaroh ke PT KS.


Menurut Babar, industri di Banten cukup tidak ada batasan, baik itu industri pertambangan, kimia, makanan, maupun pusat perbelanjaan. Jenis industri tersebut, tentu terpisah di beberapa kawasan industri di Banten. "Kalau investor Arab Saudi tertarik, kami akan bantu. Perizinan juga tidak sulit, karena memang kita sedang menggenjot penanaman modal baik dalam negeri maupun asing," tuturnya.


Sementara itu, Ketua Kadin Madinah Al-Munawaroh Majd Al-Mohammady mengatakan, dalam kunjungannya ke Indonesia, pihaknya ingin mengetahui sistem investasi di Indonesia khususnya di Banten. Berbagai kemudahan pelayanan investasi di Cilegon, Banten, akan disampaikannya kepada pengusaha lain di Madinah Al-Munawaroh. "Tapi, kami juga ingin orang sini berinvestasi di Madinah biar ada timbal balik. Saya rasa investasi kuliner di sana sangat menggiurkan, karena banyak peziarah Indonesia setiap harinya berbondong-bondong ke Madinah," katanya. (gillang)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook