Proyek Waduk Karian Mandek

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 16 April 2018 - 10:25:48 WIB   |  dibaca: 256 kali
Proyek Waduk Karian Mandek

LEBAK - Pengadaan lahan untuk pembangunan Waduk Karian di Desa Pasirtanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mandek.Asda I Pemkab Lebak Alkadri pesimistis target bendungan selesai 2019 seperti yang dinyatakan Presiden RI Joko Widodo akan tercapai. "Mandek. Tak ada progres nambah luasan area," kata Alkadri, kemarin.


Alkadri menjelaskan, luasan area yang dibutuhkan untuk Waduk Karian seluruhnya 2.226,44 hektar. Sampai dengan 2018 ini, pembebasan lahan baru terselesaikan 47,37 persen terdiri dari luas lahan untuk bendungan 42,71 hektar dari luas rencana 47,7 hektar, kemudian luas lahan genangan dari rencana 2.146,06 hektar baru selesai 991,46 hektar.

Selain itu, tempat menambang endapan dan jalan sambungan dari luas rencana 32,68 hektar baru terealisasi 20,542 hektar. "Jadi masih tersisa seluas 1.171,97 hektar  dari kebutuhan seluas 2.226,44 hektar. Hal ini terjadi karena belum ada pembayaran lanjutan pengadaan lahan yang signifikan," katanya.


Alkadri mengungkapkan, pengadaan lahan tidak mengalami kemajuan sejak sosialisasi lanjutan pembebasan lahan di Agustus 2017 lalu. "Dari semenjak itu gak ada kemajuan lagi, mandek. Kita rencanakan mau rapat menyikapi lambatnya pengadaan lahan, khususnya untuk area genangan bendungan," katanya.


"Lahan untuk area genangan ini yang harus segera diselesaikan karena kekurangannya masih luas, sampai  1.154,6 hektar. Jika ini tidak segera diselesaikan maka waktu pengerjaan proyek pembangunan Waduk Karian akan berjalan mundur, lebih lama dari yang sudah ditargetkan," katanya.


Dri informasi sementara, kata Alkadri, penyebab mandeknya pengadaan lahan karena belum selesainya penghitungan tegakan di atas lahan pertanian serta adanya perubahan skema pembayaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan RI. "Untuk lebih pastinya nanti kita tanya langsung pada satker (satuan kerja)-nya.

Tahun ini kita pacu, supaya jangan sampai terjadi keterlambatan dalam pengerjaan proyek, yang sampai saat ini baru menyelesaikan pembebasan lahan seluas 1.054,71 hektar senilai Rp185,977  miliar," katanya.


Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa fungsi Waduk Karian salah satunya diperuntukan untuk memasok air ke Jakarta. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Waduk Karian akan memproduksi air sampai 3.200 liter per detik.Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo mengungkapkan, jaringan distribusi SPAM Waduk Karian akan menelan dana sampai Rp6 triliun. (purnama/rbnn)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook