Penjual Mie Nyambi Jual Miras Oplosan

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Senin, 16 April 2018 - 10:57:18 WIB   |  dibaca: 103 kali
Penjual Mie Nyambi Jual Miras Oplosan

MIRAS OPLOSAN : Kasatnarkoba Polres Serang AKP Nana menunjukkan barang bukti miras oplosan yang dikemas dalam botol air mineral, kemarinl. Barang haram itu dijualbelikan oleh pedagang mie rebus di wilayah Cikande.

SERANG- DS (23), penjual mie rebus di Desa Leuwilimus, Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang diamankan polisi lantaran terbukti nyambi jual miras oplosan, Sabtu (14/4). Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 109 botol miras oplosan.


Wakapolsek Cikande AKP Ate Waryadi mengatakan, informasi peredaran miras oplosan yang dijual oleh pedagang mie rebus itu diperoleh dari laporan dari masyarakat sejak dua bulan lalu. Berbekal laporan itu, petugas kepolisian langsung melakukan operasi.
 

"Dari dalam warung, kami berhasil mengamankan 109 botol miras oplosan yang dikemas ke dalam botol air mineral dan kita juga menyita bir dan anggur kolesom," katanya kepada Banten Raya, Minggu (15/4).


Menurut Ate, miras dan penjualnya langsung digelandang ke Mapolsek Cikande untuk menjalani pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan, DS sudah sebulan lebih menjual miras oplosan yang dipasok dari seseorang asal Tangerang."Penjual dan barang buktinya kita amankan,” katanya.


Menurut Ate, kasus penjualan miras dengan modus berjualan mie saat ini sudah dilimpahkan ke Mapolres Serang untuk ditindaklanjuti. Penjual dan semua barang bukti juga sudah diserahkan. “Untuk pengembangan, kasusnya kita limpahkan ke Satuan Resnarkoba Polres Serang," ungkapnya.

Kasat Narkoba Polres Serang AKP Nana mengatakan, saat ini pihaknya tengah gencar melaksanakan operasi miras di wilayah hukumnya. Hal itu dilakukan guna mencegah merebaknya peredaran miras oplosan yang sering menyebabkan korban jiwa. "Iya ini juga ada kaitannya dengan banyaknya korban meninggal akibat miras seperti yang terjadi di Bandung, Jawa Barat," katanya.


Nana meminta masyarakat untuk ikut berperan aktif memberantas peredaran miras di wilayahnya, dan jangan takut untuk melapor ke pihak kepolisian apabila ada penjualan miras ilegal.
 "Laporkan jika memang ada peredaran miras, apalagi miras oplosan," katanya.


Sementara itu, DS mengakui menjual miras oplosan karena tergiur untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Untuk mengedarkan miras oplosan itu dirinya tidak mengeluarkan modal. Dari satu botol yang terjual, dia mendapatkan untung Rp 3 ribu. "Ada yang ngirim. Kalau sudah ada yang terjual baru saya setor ke pemiliknya, setiap 1 botol saya dapat Rp 3 ribu," katanya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook