Jalan By Pass Ditanami Pohon Pisang

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 16 April 2018 - 13:49:30 WIB   |  dibaca: 178 kali
Jalan By Pass Ditanami Pohon Pisang

TANAM POHON PISANG : Sejumlah aktivitas Kumala sedang menanami pohon pisang di badan Jalan By Pass Rangkasbitung sebagai bentuk protes atas kerusakaan jalan yang tidak kunjung diperbaiki, Sabtu (14/4).

RANGKASBITUNG - Jalan Soekarno-Hatta atau yang biasa disebut Jalan By Pass Rangkasbitung ditanami pohon pisang oleh sejumlah warga dan aktivis Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala), Minggu (15/4).

Hal itu dilakukan, sebagai bentuk protes dan luapan kekecewaan terhadap pemerintah yang tidak kunjung melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan sangat parah, sehingga kerap menimbulkan kecelakaan.


Tokoh Pemuda Lebak, Unro Al Juhri yang juga mantan aktivis Kumala mengatakan, jalan By Pass yang rusak parah terjadi sudah cukup lama, namun hingga kini belum juga diperbaiki. Padahal, akibat kerusakan itu banyak pengendara sepeda motor yang mengalami kecalakaan.

"Kami heran, jalan raya berstatus Nasional kok sangat lambat penanganannya. Maka dari itu, agar segera diperbaiki maka kami lakukan bentuk protes dengan cara menanami badan jalan tersebut dengan pohon pisang," kata Unro kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Unro, bentuk protes terhadap kondisi Jalan By Pass tidak hanya datang dari Kumala, tetapi datang pula dari sejumlah warga yang melakukan penanaman pohon pisang di badan Jalan By Pass. "Kedatang saya untuk menanami pohon pisang ini tidak mengajak warga, tapi justru warga yang ingin mengikuti kami ke sini (Jalan By Pass-red)," tuturnya.


Ketua Koordinator Kumala, Riadi Fahmi mengungkapkan, agar jalan By Pass segera diperbaiki, maka pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak untuk mengeluarkan rekomendasi kepada Pemerintah Pusat untuk mengalokasikan anggaran perbaikan.

"Jalan By Pass ini kan jalan Nasional, maka kami mendesak agar Pemerintah Pusat segera melakukan perbaikannya. Namun agar perbaikan yang kami harapkan bisa dilakukan dalam waktu dekat, maka Pemkab harus membuat rekomendasinya ke pihak pemerintah pusat," ungkapnya.


Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Entoy Saepudin mengatakan, penanganan ataupun perbaikan Jalan By Pass bukan kewenangan pihak Pemkab Lebak.

Oleh karena itu, agar segera diperbaiki, maka pihaknya akan secepat mungkin menginformasikannya kepada Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui perwakilaannya di Banten. "Kondisinya memang sangat rusak parah, maka dari itu aspirasi perbaikannya, akan segera disampaikan kepihak Kementrian PUPR," kata Entoy. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook