Hari Ini Ditertibkan, Besok Jualan Lagi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 20 April 2018 - 12:43:38 WIB   |  dibaca: 302 kali
Hari Ini Ditertibkan, Besok Jualan Lagi

MEMBANDEL : Petugas Satpol PP Kabupaten Serang menertibkan PKL yang berjualan di trotoar di depan PT Nikomas Gemilang, Kecamatan Kibin, Kamis (19/4).

SERANG - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang terus melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar untuk berjualan.Selama dua hari berturut-turut yaitu Rabu dan Kamis (18-19/4) petugas Satpol PP Kabupaten Serang melakukan penertiban PKL yang berjualan di depan PT Nikomas Gemilang, di Desa Tambak, Kecamatan Kibin untuk memastikan agar daerah tersebut steril dari PKL karena keberadaannya mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan.


Namun pada hari kedua penertiban, petugas Satpol PP dibuat heran dengan para PKL yang kembali berjualan meski petugas Satpol PP pada hari pertama sudah memberikan peringatan cukup keras. Lantaran ada yang janggal dengan prilaku PKL itu, petugas mencari tahu alasan kenapa para PKL kembali berjualan.


“Awalnya saya kira para PKL menggunakan trotoar untuk berjualan itu karena karakter mereka seperti itu, tidak peduli walaupun melanggar, ternyata asalan mereka di Kota Serang PKL berjualan di trotoar dan badan jalan dibiarkan saja,” ujar Hulaeli Asyikin, Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang.


Hulaeli dan anggotanya tidak menerima begitu saja alasan para PKL menggunakan trotoar karena mengambil contoh Kota Serang, namun para PKL memastikan berjualan di trotoar di Kota Serang lebih nyaman. “Para PKL-nya mencontohkan kawasan Royal dan di sepanjang Jalan Pangeran Diponogoro yang trotoar dan bahu jalannya bisa dipakai berjualan,” katanya.


Namun demikian, apapun alasan yang disampaikan para PKL pihaknya akan tetap menertibkan para PKL yang tetap memaksa berjualan di totoar-trotoar di Kabupaten Serang. “Jadi dari sebagain mereka (PKL-red) itu pernah ada yang berjualan di Kota Serang, jadi mereka tahu seperti apa di Kota Serang. Alasan pindah karena yang berjualan di Kota Serang terlalu banyak,” tuturnya. (TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook