Tenggelam, Honorer PU Ditemukan Tewas

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 21 April 2018 - 11:36:18 WIB   |  dibaca: 134 kali
Tenggelam, Honorer PU Ditemukan Tewas

EVAKUASI: Tim pencarian berhasil menemukan pegawai PU Pemkot Bandung dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (20/4). Korban sehari sebelumnya tenggelam saat mengecek bendungan Sungai Cidurian.

SERANG- Pencarian Roni Sahid (28), pegawai honorer pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandung yang tenggelam di Sungai Cidurian, di Kampung Panunggulan, Desa Mekarbaru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Kamis (19/4) sore, membuahkan hasil. Pada Jumat (20/4) sore sekitar pukul 16.00, Roni ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazahnya ditemukan 2,5 nanometer dari lokasi kejadian.


Kepala Operasi Badan Search and Resque Nasional (Basarnas) Banten Hairoe Amir Abyan mengatakan, setelah dua hari melakukan pencarian Kamis dan Jumat, pegawai honorer PU Pemkot Bandung akhirnya ditemukan. Meski diakuinya tim pencarian sempat kesulitan akibat arus deras Sungai Cidurian. "Alhamdulillah sudah kita temukan sore ini. Korban sudah meninggal dunia," katanya kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Hairoe, dalam proses pencarian pihaknya menerjunkan 4 unit perahu karet, yang dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan cara membuat ombak buatan, sedangkan tim kedua melakukan penyisiran sepanjang aliran Sungai Cidurian.


"Perahu karet basarnas melakukan pencarian sekitar lokasi kejadian dan ke arah utara sejauh 5 nanometer di sisi kiri Sungai Cidurian. Sedangkan perahu karet BPBD Kabupaten Serang melakukan penyisiran," ujarnya.


Hairoe menduga pegawai honorer PU Pemkot Bandung itu tertarik arus dan tersangkut benda di dalam sungai, sehingga korban tidak muncul ke permukaan air. Hal itu juga yang menyebabkan tim pencarian kesulitan menditeksi keberadaan korban. "Korban diduga tersangkut, makanya kita buat ombak buatan supaya korban yang tersangkut dapat lepas dan ke atas," jelasnya.


Hairoe menegaskan saat ini warga Kampung Cisaranteun Kulon, RT 002, RW 001, Desa Arcamanik, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung itu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Drajat Prawira Negara Serang. Rencananya, jenazah korban akan diserahkan ke keluarganya di Bandung."Kita sudah evakuasi menggunakan ambulance ke RSUD Serang," tegasnya.


Dengan ditemukannya korban, Hairoe menambahkan tim pencarian korban resmi dihentikan. Pihaknya juga berterimakasih kepada intansi terkait maupun masyarakat sekitar yang ikut serta membantu Basarnas mencari korban hingga ditemukan. "Proses pencarian ini berjalan sukses berkat kerjasama semua intansi seperti KPP Banten, BPBD Kabupatem Serang, PMI Kabupatem Serang, Tagana Kabupaten Serang, Polsek Kopo, petugas PU dan masyarakat setempat," katanya.


Diketahui sebelumnya, Roni petugas Bendungan Cidurian dikabarkan tenggelam Kamis (19/4) pukul 11.58. Saat itu korban sedang mengecek aliran bendungan yang mengalami peningkatan intensitas air. Saat pengecekan itu korban terpeleset, kemudian jatuh ke sungai dan langsung terseret arus hingga tenggelam. (darjat)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook