Mendikbud Buka Hari Buku Sedunia

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Sabtu, 21 April 2018 - 11:38:33 WIB   |  dibaca: 116 kali
Mendikbud Buka Hari Buku Sedunia

HARI BUKU : Salah seorang penulis menceritakan proses kreatif bagaimana ia menulis dalam perayaan Hari Buku Sedunia di Rumah Dunia, Jumat (20/4).

SERANG- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy direncanakan akan membuka secara resmi perayaan Hari Buku Sedunia (World Book Day) yang digelar di Taman Bacaan Masyarakat Rumah Dunia di Kompleks Hegar Alam, Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu ini (21/4).

Sampai kemarin, Muhadjir masih dipastikan bisa datang ke Rumah Dunia.“Alhamdulillah Pak Mendikbud akan membuka acara,” kata Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat Firman Venayaksa, Jumat (20/4).  

Firman mengatakan bahwa Najwa Shihab, Duta Baca Indonesia 2016-2020, dan Kang Maman juga akan hadir dalam perayaan Hari Buku Sedunia ini. Ia mengatakan bahwa Hari Buku Sedunia tahun ini perayaannya dibarengkan dengan Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional. Menurutnya, ada irisan antara Hari Buku Sedunia, Hari Pendidikan Nasional, dan Kartini.

Ia mencontohkan pemicu awal Kartini dikenal adalah karena literasi yang dilakukannya, yaitu ketika ia mengirimkan surat-surat kepada sahabatnya di Belanda yang kemudian menjadi buku. Ruh itu yang coba dimunculkan oleh Forum TBM dan Rumah Dunia saat merayakan Hari Buku Sedunia.“Dengan perayaan ini kami berharap ada semacam literasi yang bisa disampaikan ke masyarakat,” kata Firman.

Ia mengatakan bahwa ada 400 TBM di Banten. Banyak di antara pengelola TBM itu yang konsisten dan mendapatkan penghargaan. Karena itu yang harus dipertanyakan adalah apakah pemda akan ikut terlibat atau tidak dalam gerakan literasi ini.

Visi dan misi Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang ingin membangun 1.000 perpustakaan seharusnya dapat dilakukan dengan bersinergitas antara pemda dan masyarakat. Menurutnya sulit mendirikan 1.000 perpustakaan kecuali bila hanya bertumpu pada sekolah formal dan membangunnya secara asal-asalan.

“Seharusnya perpusatkaan dibangun di tempat-tempat umum seperti alun-alun bukan sekolah karena di sekolah perpustakaan merupakan bagian dari sarana wajib yang terbatas diakses masyarakat,” katanya.

Akan lebih baik bila program pembuatan 1.000 perpustakaan itu dilakukan dalam bentuk penguatan TBM yang sudah ada. Pemprov Banten bisa membantu TBM, misalkan dengan memberikan bantuan untuk membangun perpustkaan di TBM yang pengurus dan sasarannya sudah jelas.

Presiden Rumah Dunia Ahmad Wayang mengatakan bahwa perayaan Hari Buku Sedunia akan berlangsung mulai Jumat (20/4) sampai Senin (23/4). Pada Jumat dan Sabtu akan diisi dengan peluncuran 34 buku fiksi dan non fiksi.

Akan ada banyak acara yang digelar, seperti launching buku, bedah buku, nonton bareng, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, dan lainnya.“Tujuan acara ini adalah untuk memeriahkan World Book Day karena World Book Day itu istilahnya lebarannya penulis,” katanya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook