Pemilu 2019 Mulai Digaungkan ke Masyarakat

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 23 April 2018 - 11:36:51 WIB   |  dibaca: 65 kali
Pemilu 2019 Mulai Digaungkan ke Masyarakat

PEMILU DIMULAI : Rampak beduk, salah satu tarian yang ditampilkan dalam pagelaran seni budaya KPU Kabupaten Serang, Sabtu (21/4).

PAMARAYAN – Untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang, berbagai upaya dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang, salah satunya menggelar pagelaran seni budaya dalam melakukan sosialisasi.

Di bawah terik matahari, ratusan warga dan pengurus partai politik (parpol) berkumpul meramaikan pagelaran seni budaya yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Serang, di Bendungan Lama Pamarayan, di Desa Panyebrangan, Kecamatan Pamarayan, Sabtu (21/4).


Dengan mengambil tagline pemilih berdaulat negara kuat, KPU Kabupaten Serang mulai menggaungkan kepada masyarakat bahwa pemilu 2019 sudah dimulai. “Ini adalah kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk seni budaya. Kegiatan ini serentak digelar diseluruh Indonesia,” kata Muhamad Nasehudin, Ketua KPU Kabupaten Serang.


KPU Kabupaten Serang berkomitmen meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Serang pada pemilu 2019 mendatang, dengan cara mendorong masyarakat agar menyampaikan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya. “Melalui kegiatan ini jangan sampai ada masyarakat yang tidak tahu ada pemilu. Ini sosialisasi awal dan akan dilakukan terus menerus,” ujarnya.


Beberapa tahapan telah dilakukan oleh penyelenggara pemilu tersebut dalam menghadapi pemilu 2019, di antaranya membentuk panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) sebagai badan adhok. “Sekarang pemutaakhiran data sedang berjalan. Secara nasional target partisipasi pemilih belum ditentukan, tapi harapan kita bisa diangka 80 persen,” tuturnya.


Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada pemilu 2019 mendatang sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu bahwa kotak suara akan dibuat dengan cara transparan. “Kotak suara itu di Undang-undangnya harus dalam bentuk transparan. Kita belum diberikan arahan seperti apa bentuknya, tapi yang jelas harus transparan,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang Fahmi Hakim mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam bentuk pagelaran seni budaya tersebut. “Tentu ini salah satu bagian untuk suksesi pemilu agar masyarakat mengetahui bahwa pada 17 April 2019 akan digelar pemilu. Kami dari parpol akan berperan aktif mensosialisasikan pemilu 2019 mendatang,” katanya. (TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook