Main Judi Sambil Nyabu, 6 Supir Ditangkap

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 24 April 2018 - 14:59:50 WIB   |  dibaca: 491 kali
Main Judi Sambil Nyabu, 6 Supir Ditangkap

BARANG BUKTI : Kapolres Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso (kedua dari kiri) memperlihatkan barang bukti hasil penggerebekkan pekat, Senin (23/4).

CILEGON – Enam orang sopir truk asal Jawa Timur dibekuk oleh Kepolisian Resor (Polres) Cilegon. Para sopir tersebut kedapatan bermain judi di salah satu kontrakan pada Senin (16/4) lalu pukul 00.10 WIB dilingkungan Rukun Tangga (RT) 004/001, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan. Dua dari keenam tersangka kedapatan positif memakai sabu.


Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Cilegon, AKBP Rizki Agung Prakoso mengatakan, selain barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 4,2 juta dan kartu domino, pihak kepolisain juga menyita satu kantong pelastik kecil paket sabu.

"Kami mengamankan DS, JF, SP, AH, HS dan H saat bermain judi dirumah kontrakan, keenamnya adalah supir truk yang biasa beropreasi diwilayah Ciwandan. Hasil penggerebekan selain mengamankan barang bukti dari enam tersangka dua tersangka lainnya positif menggunakan psikotropika berupa ampetamin," kata Rizki kepada Banten Raya usai memberikan ekspose di aula Polres Cilegon, Senin (23/4).


Rizki menjelaskan, atas perbuatan kenenam tersangka tersebut dikenai pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 10 tahun penjara serta dua lainnya yang kedapatan memakai narkoba dikenai berlapis 112 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara."DS dan SP kami kenai hukuman berlapis karena setelh dilakkan cek urine positif mengkonsumsi narkoba," jelasnya.


Rizki mengungkapan, ditangkapnya keenam tersangka tersebut adalah bentuk komitmen dari Polres Cilegon dalam rangka memberantas penyakit masyarakat (Pekat) di Kota Cilegon. Selain itu juga komitmen Polres Cilegon untuk memberantas tindak kejahatan narkoba. "Kami komitmen dalam pemeberantasan Pekat, bukan hanya judi, Miras (Minuman Keras) dan narkotika juga akan kami berantas," ungkapnya.


Sementara itu, salah satu tersangka berinisial SP mengatakan, melakukan judi untuk mengisi waktu senggang saat menunggu kapal datang di pelabuhan, kegiatan tersebut sudah lama dilakukan bersama dengan teman-temannya. Namun, terkait dengan narkoba, ia menyampaikan baru tiga kali memakainya. "Biasa kami engisi waktu dengan bermain kartu untuk menunggu kapal bersandar untuk mengangkut barang dari kapal. Kalau sabu baru pakai 3 kali dan baru sebulan mengkonsusmsinya," kata SP.


SP mengaku mendapatkan paket sabu dari seorang temannya yang biasa memberikannya kepada para supir. Ia membelinya dengan harga Rp 500 ribu perpaketnya. "Baru pakai, paling sebanyak 3 kali. Sebelum bermain kartu kami sudah memakainya, saya dan salah satu teman saya yang pakai," akunya. (uri)   

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook