Rapat Paripurna Sepi ASN

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 24 April 2018 - 15:02:35 WIB   |  dibaca: 443 kali
Rapat Paripurna Sepi ASN

SEPI : Suasana Rapat Paripurna DPRD Cilegon dalam rangka pembukaan masa sidang III, Senin (23/4).

CILEGON - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dalam rangka Pembukaan Masa Sidang Ketiga ternyata sangat sedikit dihadiri Aparatur Sipil Negera (ASN) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon, Senin (23/4). Padahal, rapat tersebut dinilai penting karena berisikan penyampaian hasil reses dari DPRD Kota Cilegon.

Pantauan Banten Raya, rapat paripurna yang sedianya digelar pukul 10.00 WIB harus molor waktunya lantaran anggota DPRD Kota Cilegon yang hadir tidak memenuhi kuota kehadiran 50 persen plus satu. Rapat paripurna baru dimulai sekitar pukul 10.40 WIB dengan dihadiri 19 anggota DPRD Cilegon, dari total 35 anggota DPRD.


Sementara, di kursi tamu undangan yang biasanya dipenuhi oleh ASN dari Pemkot Cilegon, terlihat sepi sunyi karena hanya ada beberapa saja pejabat Pemkot Cilegon yang hadir. Ditambah lagi, tidak terlihat Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi yang biasanya duduk di sejejar dengan unsur pimpinan DPRD Cilegon di Ruang Rapat Paripurna DPRD Cilegon. Plt Walikota Cilegon diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) I Pemkot Cilegon Taufiqurrohman.


Pejabat eselon II di Pemkot Cilegon yang menghadiri paripurna hanya dalam hitungan jari, diantaranya Asisten Daerah (Asda) I Pemkot Taufiqurrohman, Asda III Dana Sujaksani, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Mahmudin, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bukhori, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ujang Iing, dan beberapa pejabat lainnya.


Sepinya Rapat Paripurna DPRD Cilegon tersebut juga tak luput dari perhatian Ketua DPRD Cilegon Fakih Usman Umar. Fakin sempat menyinggung rendanhanya tingkat absensi ASN pada rapat paripurna tersebut, sebelum menutup Rapat Paripurna dengan agenda Pembukaan Masa Sidang ketiga.

"Mudah-mudahan rapat paripurna selanjutnya tepat waktu. Disamping dari legislaif, kepada Pak Asda I (Taufiqurrohman -red) untuk pejabat eselon II, III, dan IV dalam rapat paripruna untuk supay hadir, dan sekretariat harus menyediakan daftar hadir," kata Ketua DPRD Kota Cilegon, Fakih Usman Umar sebelum menutup Rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, kemarin.  
Menurut


Fakih, rapat paripurna dinilai penting. Apalagi, Rapat Paripurna DPRD dalam Pembukaan Masa Sidang, di situ ada penyampaian hasil reses. "Kalau eksekutif tidak hadir, hasil reses dewan tidak diserap apa fungsi legislatif?," tutur politisi Partai Golongan Karya (Golkar) Ini.


Dalam hal ini,Fakin meminta kepada Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi untuk berani menegur. Jika ada pejabat yang malas menghadiri rapat-rapat untuk segera diganti saja. "Emang tidak ada lagi orang? Bisa saja kan yang masih eselon III naik melalui lelang jabatan," ucapnya.


Wakil Ketua DPRD Cilegon Syihabudin Sibli juga turut menyoroti rendahnya disiplin ASN di Kota Cilegon. Rendahnya disiplin tersebut dinilai dapat dilihat dari rendahnya kehadiran ASN dalam Rapat Paripurna DPRD. "Seharusnya ASN itu tidak usah melihat siapa yang hadir rapat paripurna, mau itu Plt Walikota, mau itu Sekda, mau itu Asda, kewajiban hadir ya hadir. Jangan hadir Rapat Paripurna kalau yang menghaidiri paripurna Plt Walikota, yang seperti itu sama saja cari muka," tandasnya.

Ia berharap, disiplin ASN tersebut dapat diperbaiki. Pasalnya, rendahnya disiplin dalam rapat bisa saja berpengaruh pada disiplin pada aspek lain. "PNS sebagai abdi negara, harusnya jadi contoh yang baik. Apalagi rapat paripurna tadi (kemarin -red) kan penyampaian hasil reses, saya rasa cukup penting, karena itu berkaitan dengan keluhan masyarakat yang kami temukan di lapanga," jelasnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook