111 Calon Jamaah Haji Belum Lunasi BPIH

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Kamis, 26 April 2018 - 13:04:40 WIB   |  dibaca: 745 kali
111 Calon Jamaah Haji Belum Lunasi BPIH

CILEGON - Para calon jamaah haji (CJH) reguler terus melakukan pelunasan demi bisa berangkat ke Tanah Suci Makkah. Sejauh ini, sebanyak 639 CJH asal Kota Cilegon sudah melunasi. Artinya, tinggal 111 orang yang belum membayar biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dari total kuota haji 2018 sebanyak 750 orang.

Deadline pelunasan tahap pertama masih dua pekan lagi. Meski begitu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon akan terus mengawal pelunasan BPIH, yakni dengan mengumumkan dan mengingatkan kepada para CJH."Kami juga memastikan para CJH sudah mendapat info pelunasan atau belum," kata Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kantor Kemenag Kota Cilegon Sakhrudin kepada Banten Raya, Rabu (25/4).

Jika tenggat pelunasan tahap pertama terlewati, tambah Sakhrudin, para CJH yang belum melunasi tidak memiliki kesempatan lagi pada kuota haji 2018. Pelunasan tahap kedua diberikan kepada CJH lain. "Salah satunya adalah mereka yang masuk dalam cadangan juga CJH berusia lansia yang masuk kuota percepatan," tambahnya.

Sakhrudin menjelaskan, bila tenggat terlampaui dan CJH tidak melakukan pelunasan, pihaknya bakal meminta mereka memilih antara menunda untuk tahun berikutnya atau membatalkan ibadah hajinya. "Bagi CJH yang sudah melunasi, kemudian meninggal, boleh diganti. Kalau tidak bisa melunasi tahun ini, bisa saja masuk ke daftar kuota tahun depan," jelasnya.


Menurut Sakhrudin, bagi CJH yang sudah melunasi BPIH tetapi wafat, maka uang akan dikembalikan penuh kepada ahli waris, atau diganti keberangkatan oleh muhrimnya. BPIH yang harus dilunasi CJH tahun ini sebesar Rp 32.532.190,00. "Dalam pelunasan, bagi calon jamaah Cilegon tidak ada kendala dengan bank. Di daerah lain ada calon jamaah yang mau melunasi tapi datanya tidak diterima oleh bank," tuturnya.


Saat ini, terang Sakhrudin, untuk bisa menjadi CJH yang masuk daftar tunggu harus membayar uang muka sebesar Rp 25 juta. "Saat ini daftar tunggu haji di Cilegon mencapai 14 tahun. Jadi, kalau daftar haji hari ini, kemungkinan berangkat baru pada tahun 2032," terangnya.

Ia berharap, dalam waktu sekitar dua pekan ke depan, semua CJH Kota Cilegon bisa melunasi semua. Saat ini, ada satu CJH Cilegon yang tidak bisa berangkat lantaran yang bersangkutan menderita sakit gagal ginjal. "Syarat membayar ke bank juga ada surat hasil tes kesehatan," harapnya.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Arriadna mengatakan, memang jika ada CJH yang menderita gagal ginjal memang tidak diperbolehkan untuk terbang ke tanah suci. Hal tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Menterai Agama RI.


"Saat ini pemeriksaan CJH masih berlangsung di Puskesmas Ciwandan. Kalau yang belum melakukan tes kesehatan, tentu tidak bisa melunasi karena hasil tes kesehatan menjadi syarat pelunasan," katanya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook