Menghasilkan 86 Karya Tulis Ilmiah

nurul roudhoh   |   wajah  |   Kamis, 03 Mei 2018 - 11:53:46 WIB   |  dibaca: 51 kali
Menghasilkan 86 Karya Tulis Ilmiah

Profil Prof. Dr. Lili Romli

Ditengah kesibukannya, Prof. Dr. Lili Romli, M.Si, Ketua Tim Seleksi Komisioner KPU Banten menyempatkan untuk membagi waktu mengisahkan kiprahnya, seperti apa perjalanan karir pria lahir di Serang, Banten, tanggal 10 Maret 1964 lalu, berikut wawancara wartawan Banten Raya M. Satibi dengannya.

Anda lahir di Serang dan memiliki berapa saudara ?
Saya adalah putra ketiga dari delapan bersaudara, dari H. Sabrani (alm, wafat 23 Agustus 2003) dan Hj. Robiatul. Menikah dengan Ika Nurmaya dan dikaruniai empat anak, yaitu M. Zahid Rausyanfikri, Nabila Maularizka, M. Fathan Muhandis, dan M. Faqih Maulana.

Perjalanan pendidikan anda seperti apa ?
Saya menamatkan Sekolah Dasar Negeri Pontang, tahun 1976; Sekolah Menengah Pertama Negeri Serang, tahun 1980; gelar Sarjana Ilmu Politik, Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) tahun 1990, serta memperoleh gelar Magister Ilmu Politik dan Doktor Ilmu Politik dari FISIP UI tahun 2002 dan 2007.

Kemudian?
Saya bekerja pada Pusat Penelitian Politik LIPI. Jabatan fungsional peneliti diawali sebagai Asisten Peneliti Muda tahun 1995, Asisten Peneliti Madya tahun 1996, Ajun Peneliti Muda tahun 1998, Ajun Peneliti Madya tahun 2000, Peneliti Muda tahun 2002, Peneliti Madya tahun 2004, Peneliti Madya Gol. IV/c tahun 2007, dan memperoleh jabatan Peneliti Utama Golongan IV/e Bidang Politik dan Pemerintahan Indonesia tahun 2008.

Persoalan apa yang Anda kaji?
Selama ini saya mengkaji dan mendalami masalah-masalah partai politik, parlemen, eksekutif, pemilihan umum, dan pilkada.


Karir Anda bagaimana ?
Selama bekerja di LIPI, saya pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Politik pada Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (2010-2014); Deputi Pengembangan Daerah Khusus Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (2014-2015); Plt. Dirjen Pengembangan Daerah Tertentu, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (2015); dan Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar-Lembaga Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi (2015-April 2017).  

Lalu ?
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72/M Tahun 2009 tanggal 1 Agustus 2009 yang bersangkutan diangkat sebagai Peneliti Utama terhitung mulai tanggal 21 Juli 2009. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor 13/A/2017 tanggal 12 Desember 2017 tentang Pembentukan Majelis Pengukuhan Profesor Riset, yang bersangkutan dapat melakukan pidato Pengukuhan Profesor Riset.  

Apa orasi saat pengkuhan gelar Profesor Anda ?

Dalam Orasi Pengukuhan Profesor Riset di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, pada 20 Desember 2017, saya menyampaikan orasinya yang berjudul: “Problematik Institusionalisasi Partai Politik di Indonesia Era Reformasi.”   
Sebagai professor apa hasilnya?
Sepanjang karirnya, saya telah menghasilkan 86 karya tulis ilmiah, baik yang ditulis sendiri maupun dengan penulis lain dalam bentuk buku, jurnal prosiding, dan makalah yang diterbitkan. Selain itu, ikut serta dalam pembinaan kader ilmiah, sebagai pengajar di Program S1 Departemen Ilmu Politik FISIP UI, Ilmu Politik FISIP IISIP Jakarta dan Universitas Jakarta (UNIJA), dan pengajar Program Pascasarjana Departemen Ilmu Politik FISIP UI, Ketahanan Nasional UI, Ilmu Politik Universitas Nasional.

Selain itu, Anda katif dimana ?
Saya juga aktif dalam organisasi profesi ilmiah sebagai pengurus cabang Asosiasi Ilmu Politik Indonesia Jakarta (2004-2008) dan pengurus pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (2008-sekarang).

Apakah anda pernah mendapatkan penghargaan ?
Saya pernah menerima tanda penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun 2003 dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2013 dari Presiden Republik Indonesia.

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook