Gagal Juara Umum Popda Cabor Karate

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Senin, 07 Mei 2018 - 11:48:09 WIB   |  dibaca: 125 kali
Gagal Juara Umum Popda Cabor Karate

DAPAT EMAS : Atlet Karate Kota Serang Billy Bilmona berhasil mempersembahkan medali emas pada Popda Banten, tahun ini.

SERANG – Kota Serang gagal mempertahankan juara umum cabang olahraga (cabor) karate pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) IX Banten 2018. Kepastian ini didapat setelah tim karate Kota Serang hanya meraup lima medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu.

Lima emas diraih oleh Marzella Sekar Damayanti nomor kata (jurus) perorangan putri kumite (tanding) -53 kilogram (kg) putri, kata beregu putra (Gilang Permana Aji, Elmars Angga, Laksa Gusmau), Osama Meikyo kumite -68 kg putra, dan Muhammad Besnuh Billy Bilmona. Dua perak direbut oleh Dani Khatami kumite -55 kg putra dan Raka Aziz Nandar kumite -70 kg putra.

Sementara, empat perunggu diperoleh dari Gilang Permana Aji kata perorangan putra, Elmars Angga kumite -50 kg putra, M. Rafli kumite -61 kg putra, dan Lissa kumite -59 kg putri. Hasil ini membuat tim karate Kota Serang gagal mengukir prestasi juara umum tiga kali berturut-turut. Pasalnya, pada Popda VII 2014 di Lebak dan Popda VIII 2016 di Pandeglang, Kota Serang sukses menjadi kampiun dua kali berturut-turut.


Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Serang Joe Manaloe menyatakan, kegagalan kontingennya meraih juara untuk ketiga kalinnya lantaran tak diperkuat sejumlah atlet andalannya karena telah menginjak kelas XII SMA. “Ada empat karateka kita yang sudah kelas XII di antaranya Krismantoro dan Nurdiansyah, sehingga itu mengurangi kekuatan kami. Sedangkan sebagian besar atlet-atlet yang turun di popda tahun ini adalah lapis dua semua, sehingga pengalaman dan jam terbangnya pun masih minim,” kata Joe, kepada Banten Raya, kemarin.


Karena itu, lanjut dia, pihaknya berharap menurunnya prestasi cabor-cabor Kota Serang ini dapat dijadikan pengalaman berharga ke depan untuk Pemerintah Kota Serang. “Kalau ingin berprestasi pemerintah Kota Serang juga harus lebih peduli dan memperhatikan pembinaan di cabor-cabor. Karena membina atlet dari nol itu tidak gampang. Butuh uang banyak untuk pembinaan jangka panjang,” tegas dia. (harir)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook