Jembatan Kedung Kembali Rusak

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 07 Mei 2018 - 12:18:30 WIB   |  dibaca: 163 kali
Jembatan Kedung Kembali Rusak

KEMBALI RUSAK : Jembatan di Kampung Kedung yang rusak dan berlubang ditutupi lempengan besi agar tidak membahayakan warga yang melintas, kemarin.

RANGKASBITUNG - Jembatan gantung permanen yang menghubungkan Kampung Kedung dengan Kampung Bojong Awi Apus, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar kembali rusak. Padahal, jembatan yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) RI itu belum lama ini diperbaiki.


Berdasarkan pantauan Banten Raya, Minggu (6/5), bagian pondasinya mengalami retak hingga bagian badan jembatan menjadi berlubang. Sementara agar tidak membahayakan para pengendara maupun pejalan kaki yang melintasinya, maka bagian lubang pada badan jembatan tersebut, kini ditutupi lepengean besi.


Suheri, warga Kampung Kedung mengatakan, setelah menjalani perbaikan oleh pihak Kemeterian PUPR beberapa bulan lalu, kondisi jembatan tersebut kembali sempurna. Namun, kini jembatan tersebut kembali mengalami kerusakan, sehingga warga merasa khawatir bila melintasi jembatan tersebut. "yang mengalami keruskan yaitu dibagian pondasinya retak, sehingga dampaknya bagian badan jembatan itupun berlubang," kata Suheri kepada Banten Raya, kemarin.


Jarkasih, warga Kampung Bojong Awi Apus menambahkan, sebenarnya pasca perbaikan selesai dilakukan, jembatan gantung yang dibangun pada 2016 lalu itu dilarang dilalui kendaraan roda empat. Namun, karena ada saja beberapa oknum sopir kendaraan roda empat yang membandel, maka lama kelamaan jembatan tersebut rusak. "Kami berharap tidak ada lagi roda empat yang melintasinya. Agar bagian pondasinya yang rusak tidak membahayakan pengendara roda dua atau pejalan kaki, maka saya harap ada perbaikannya lagi," harapnya.


Menanggapi hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Perbaikan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Entoy Saepudin mengatakan hingga saat ini, aset jembatan yang dibangun pihak Kementrian PUPR tersebut belum diserahkan secara resmi ke Pemkab Lebak, sehingga bila mengalami kerusakan lagi, tentu perbaikannya masih  tanggungjawab Kementerian PUPR. "Kami hanya akan lakukan sebatas melaporkan bila jembatan gantung permanen di Kampung Kedung kembali rusak kepada kementerian," katanya. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook