Stok Sembako Dipastikan Aman

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 07 Mei 2018 - 12:30:59 WIB   |  dibaca: 75 kali
Stok Sembako Dipastikan Aman

MENCUKUPI : Seorang pedagang sembako menunggu pembeli di Pasar Baru Kranggot, Kecamatan Jombang, Minggu (6/5). Stok sembako di Kota Cilegon diklaim aman hingga Ramadan dan Lebaran 2018.

CILEGON - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon memastikan stok Sembilan Bahan Pokok (Sembako) aman menjelang dan saat Ramadhan hingga lebaran 2018. Meski demikian, kenaikan harga diprediksi akan tetap terjadi saat menjelang Ramadhan dan menjelang lebaran.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya dari Disperindag Kota Cilegon, Minggu (6/5), harga telur ayam saat ini Rp 23 ribu perkilogram, daging ayam broiler Rp 35 ribu perkilogram, beras premium Rp 12 ribu, beras medium Rp 11 ribu, gula pasir Rp 12 ribu, minya goreng curah Rp 11 ribu, daging sapi Rp 110 ribu, dan cabai rawit Rp 26 ribu.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Disperindag Kota Cilegon Ema Hermawati mengatakan, stok sembako menjelang Ramadhan seperti saat in diklaim aman. Bahkan, stok sembako di Kota Cilegon masih aman sampai untuk lebaran. "Tapi kenaikan harga, kami prediksi akan tetap terjadi," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Hasil pantauan Disperindag Kota Cilegon, tambah Ema, harga sembako saat ini masih stabil. Masyarakat juga bisa mengetahui harga sembako terkini di Kota Cilegon melalui stand Disperindag Kota Cilegon di Cilegon Expo yang sedang berlangsung di Alun-Alun Kota Cilegon. "Di sini kami tampilkan daftar harga sembako secara lengkap," tambahnya.


Menurut Ema, kenaikan harga saat ini hanya terjadi pada cabai merah saja. Harga sembako seperti daging ayam, telur, terigu, kacang kedelai, minya goring, dan yang lainnya masih stabil. "Kalau cabai merah saat ini mencapai Rp 50 ribu," tuturnya.


Kepala Seksi (Kasi) Stabiliasi Harga pada Disperindag Kota Cilegon Ikhsan Hasibuan mengatakan, saat ini belum ada kenaikan harga yang berarti. Pihaknya juga akan melakukan monitoring dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon untuk memastikan stok pangan. "Selama ini tidak ada penimbunan sembako di Cilegon. Biasanya kenaikan harga H-3 (Tiga hari sebelum) Ramadhan dan H-3 Lebaran," katanya.


Ikhsan menegaskan, pada Ramadhan nanti juga pihaknya bersama tim Satgas Pangan untuk melakukan inspeksi mendadak untuk menghindari penimbunan sembako, maupun mengawasi makanan yang kadaluarsa.


"Satgas pangan dari berbagai pihak, seperti kepolisian, TNI, Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja), dinas ketahanan pangan, dan dinas kesehatan, semua akan turun mengawasi secara bersamaan, untuk menghindari penimbunan dan makanan kadaluarsa yang biasanya marak saat Ramadhan," tegasnya. (gillang)

 


 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook