Syafrudin Soroti Fasilitas Publik dan Sampah

nurul roudhoh   |   Politik  |   Selasa, 08 Mei 2018 - 15:39:53 WIB   |  dibaca: 653 kali
Syafrudin Soroti Fasilitas Publik dan Sampah

ORASI : Politisi PAN Miing Bagito (kanan) didampingi calon walikota Serang Syafudin dan wakil walikota Serang Subadri Usuludin saat orasi dalam rapat umum di lapangan Boru, Senin (7/5).

SERANG - Pasangan calon walikota dan wakil walikota Serang Syafrudin dan Subadri Usuludin menggelar rapat umum di lapangan Boru, Kecamatan Curug, Senin (7/5). Pasangan nomor urut 3 ini mendapatkan jadwal kampanye kedua setelah sebelumnya pasangan calon nomor urut 2 yang mendapatkan jadwal pertama tidak menggunakan jadwal rapat umum.


Hadir dalam rapat umum tersebut sejumlah juru kampanye nasional seperti politisi PAN Tb Dedi Suwendi Gumelar alias Miing Bagito dan Yandri Susanto. Hadir pula Ketua PAN Provinsi Banten Masrori, Ketua PPP Povinsi Banten Agus Setiawan, dan sejumlah ketua partai politik pendukung pasangan Syafrudin-Badri. Hadir pula artis Gitalis Dwi Natarina alias Gita KDI yang membuat suasana kampanye meriah dan bergairah.


Dalam orasinya Miing mengatakan bahwa Kota Serang adalah kota provinsi yang seharusnya bisa maju seperti kota provinsi lain. Namun faktanya dibandingkan dengan kota provinsi lain seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Makassar Kota Serang adalah kota provinsi yang paling memprihatinkan. Di saat daerah-daerah lain maju Kota Serang masih tertinggal.


“Kita punya sate bandeng tapi kalah populer dibandingkan bandeng asep dari Semarang atau Surabaya. Itu artinya kita punya potensi tapi tidak terkomunikasikan ke masyarakat Indonesia dengan baik. Berarti ada yang salah mengurus Kota Serang ini,” katanya.


Miing menyatakan bahwa Kota Serang tidak memiliki potensi sumber daya alam karena tidak memiliki tambang dan potensi alam lain. Karena itu tidak ada pilihan selain membuat masyarakatnya cerdas. Masyarakat yang cerdas karena itu harus bergerak menciptakan perubahan.


“Masyarakat Kota Serang harus cerdas memilih pemimpin. Bila tidak maka Kota Serang akan dikuasi oleh sekelompok orang atau keluarga tertentu yang tidak akan memberikan perubahan,” katanya.


Yandri Susanto mengimbau kepada pendukung Syafrudin dan Subadri agar memilih dengan hati yang ikhlas. Bila ikhtiar politik itu dilakukan dengan ikhlas maka Allah akan mengabulkan doa mereka demi meraih kemenangan di Pilkada Kota Serang.“Makanya coblos nomor 3,” katanya.


Ketua PPP Povinsi Banten Agus Setiawan mengajak peserta rapat umum berjanji bahwa mereka pada 27 Juni nanti akan datang ke TPS bersama dengan keluarga dan mencoblos Syafrudin-Subadri. Juga mengajak teman-teman mereka agar memilih pasangan yang memiliki tagline “Aje Kendor” ini.


Calon Walikota Serang Syafrudin mengatakan bahwa di Kota Serang masih banyak masalah. Pengangguran masih tinggi, orang miskin masih banyak, fasilitas publik kotor dan bau, sampah masih belum tertangani, dan pendidikan masih mahal. Karena itu ia berjanji bila terpilih akan memperbaiki itu semua. “Pilih nomor 3. Aje kendor,” ujar mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang ini.


Calon Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengajak para pendukung untuk tetap merapatkan barisan dalam memenangkan paslon nomor urut 3 itu. Ia mengaku hadir bersama dengan Syafrudin dalam rangka menyelamatkan Kota Serang agar tidak lagi terbelakang. “Oleh sebab itu kami mengajak seluruh warga Kota Serang untuk bersama-sama memperbaiki Kota Serang ini," tutur Subadri.


Pelaksanaan kampanye akbar pasangan calon Syafrudin-Subadri sejak pukul 13.00 berjalan dengan lancar dan terkendali. Namun pantauan Banten Raya di lapangan terdapat beberapa pelanggaran yang terjadi. Misalkan masih adanya anak-anak yang ikut dalam kampanye dan adanya kendaraan berplat merah.


Ketua Panwaslu Kota Serang Rudi Hartono membenarkan ditemukan beberapa pelanggaran saat kampanye. Beberapa pelanggaran itu misalkan pelibatan anak-anak, adanya kendaraan dinas, dan pelanggaran lalu lintas.“Untuk kendaraan berplat merah langsung kami tindak dengan meminta agar kendaraan segera dipindahkan dari lokasi kampanye,” katanya.


Sementara untuk pelanggaran lain seperti perlibatan anak Panwaslu Kota Serang akan memanggil tim sukses pasangan calon Syafrudin-Subadri. Meski demikian ia mengaku belum menemukan adanya dugaan pengorganisasian anak-anak pada saat kampanye itu.“Kalau diorganisir jelas pelanggaran dan bisa kena tindak pidana," ujarnya. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook