Lelang Kendaraan Dinas Sepi Peminat

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 09 Mei 2018 - 12:11:50 WIB   |  dibaca: 2147 kali
Lelang Kendaraan Dinas Sepi Peminat

TERBENGKALAI : Aset kendaraan dinas dibiarkan terbengkalai di halaman Kantor BPKD Pandeglang, Selasa (8/5).

PANDEGLANG - Sedikitnya 33 kendaraan dinas roda empat yang dilelang Pemkab Pandeglang melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) kurang diminati. Terbukti, hanya tiga kendaraan yang sudah dipastikan dibeli oleh peserta lelang.


Kabid Barang Milik Daerah Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pandeglang, Muslim Taufik mengakui minimnya peminat lelang kendaraan dinas. Hal itu terjadi akibat tingginya harga limit yang ditawarkan. "Jadwal lelang ini kita buat tiga paket. Yang satu paket 30 kendaraan, kedua 2 kendaraan, dan ketiga 1 kendaraan. Yang laku itu yang paket 2 dan 3. Yang paket kesatu itu tidak ada peminat, karena mungkin harganya terlalu tinggi mencapai Rp 220 juta," ungkap Muslim, di kantornya, Selasa (8/5).


Muslim menjelaskan, dengan minimnya peminat lelang kendaraan dinas ini pemerintah daerah akan kembali melalukan lelang ulang melalui KPKNL. Dengan harapan banyak yang menjadi peserta lelang. "Yang kemarin tidak ada peminat, akan kami lelang ulang. Dalam lelang kali ini kita buat tiga paket. Ada yang 5, 7, hingga 8 kendaraan. Mudah-mudahan peminatnya banyak, tidak seperti kemarin," jelasnya.


Dia berharap dengan adanya lelang ulang itu jumlah peminat lelang akan bertambah. Dia mengklaim, harga paket lelang kendaraan dinas yang ditawarkan lebih murah jika dibandingkan dengan lelang sebelumnya. "Kita kan melihat lelang sebelumnya yang kurang diminati. Mungkin saya rasa lelang kali ini lebih murah. Mudah-mudahan saja peserta lelangnya banyak, tidak seperti lelang sebelumnya," terangnya.


Menurutnya, hingga saat ini masih ada beberapa kendaraan OPD yang rusak untuk dilakukan lelang. Bahkan katanya, masih banyak kendaraan dinas yang belum ditertibkan. Sehingga pihaknya akan berusaha mengoptimalkan aset itu dengan cara ditarik. "Aset di SKPD masih banyak, mungkin ratusan. Tapi secara stimulan kita tarik agar tidak ada lagi kendaraan yang kondisinya rusak masih ada di SKPD terkait," tuturnya.


Kepala BPKD Pandeglang, Ramadhani menyatakan, lelang kendaraan dinas dilakukan sesuai dengan permintaan BPK. Dengan harapan, kendaraan yang rusak itu bisa segera dihapuskan agar tidak menjadi beban Pemkab Pandeglang. "Itu sesuai permintaan BPK dalam rangka penghapusan aset yang sudah tidak lagi dipakai oleh SKPD," katanya. (yanadi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook