Stabilkan Harga Pangan Lewat Toko Tani

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 11 Mei 2018 - 14:35:55 WIB   |  dibaca: 260 kali
Stabilkan Harga Pangan Lewat Toko Tani

PERESMIAN: Suasana peresmian Toko Tani Indonesia Center Daerah (TTICD) yang berada di Kantor DKP Banten, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (9/5).

SERANG- Menjelang bulan Ramadan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Ketahan Pangan (DKP) meresmikan Toko Tani Indonesia Center Daerah (TTICD) yang berada di Kantor DKP Banten, di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (9/5).


Peresmian TTICD sekaligus apel siaga Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) ini secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Soeharta.

Turun hadir mendampingi sekda di antaranya Wakil Ketua DPRD Banten Muflihah, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan pada Kementerian Pertanian, Kepala DKPP Banten Ali Fadilah dan sejumlah pejabat Pemprov Banten.


Dalam sambutanya Sekda Ranta mengatakan, kehadiran TTICD ini di harapkan bisa menekan inflasi di Banten, dan tidak lagi ada angka-angka indikator makro Banten di atas angka nasional. Karena menurut Ranta, pertanian ini salah satu penyangga indikator makro di Banten.


“Kita membuat TTICD di Banten untuk menyetabilkan pasokan dan harga pangan di Provinsi Banten, jangan sampai harga mahal tetapi petani tidak merasakan harga tersebut. Mari kita sejahterakan petani,” tegas Ranta.


Dia mengungkapkan bahwa Provinsi Banten sebentar lagi akan membuat peraturan daerah (perda) khusus BUMD tentang agrobisnis sebagai penopang dari TTICD ini. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini dapat menyejahtrakan masyarakat di Provinsi Banten, khusunya para petani,” ujarnya.


Kepala Dinas Ketahan Pangan (DKP) Provinsi Banten Ali Fadilah dalam laporanya mengatakan, launching TTICD Banten dan apel PUPM juga bertujuan untuk mengatisipasi gejolak harga dan hambatan pasokan pangan menjelang bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri. “Ini sekaligus mengembangkan usaha pangan masyarakat yang produk pangannya terutama beras dapat dipasarkan melalui toko tani di seluruh Provinsi Banten dan Jabodetabek,” ungkap Ali.


Ali Fadilah mengatakan bahwa peresmian TTICD di Banten merupakan agenda nasional yang juga dilakukan di 19 provinsi lain. Dengan telah diresmikannya TTICD Banten diharapkan mampu mendukung ketersediaan dan keterjangkauan komoditi pangan strategis untuk masyarakat.


“Dari 157 lembaga usaha pangan masyarakat yang ada di Provinsi Banten, kami  telah siap siaga memasok beras sebanyak 628.000 ton,  kepada TTI sebanyak 595 outlet yang tersebar di seluruh Provinsi Banten, dan 1 outlet TTI center daerah Banten yang berada di KP3B,” katanya.


Ali Fadilah menambahkan bahwa apel siaga PUPM menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN)  merupakan langkah konkret Pemprov Banten dalam menyediakan pangan murah berkualitas bagi masyarakat dan untuk menjamin ketersediaan pangan tersebut. (*/rahmat)


 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook