Banten Book Fair 2018 Sarana Sosialisasi Literasi

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Jumat, 11 Mei 2018 - 15:06:00 WIB   |  dibaca: 68 kali
Banten Book Fair 2018 Sarana Sosialisasi Literasi

SAMBUTAN : Kepala DPK Banten, Ajak Moeslim saat menyampaikan sambutan Banten Book Fair 2018, kemarin.

SERANG - Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (BPKD) Provinsi Banten menggelar Book Fair 2018. Kegiatan yang bertemaka Literasi Cerdas untuk Kesejahteraa tersebut, dalam rangka memperingati berdirinya Perpustakaan Nasional dan Hari buku Nasional ke 38.

Kepala DPK Provinsi Banten, Ajak Moeslim mengatakan, tema Book Fair ini Literasi untuk Kesejateraan. Cerdas dalam tema ini dimaksudkan agar masyarakat Banten dapat menguasai literasi secara cerdas dan bermanfaat, bukan literasi yang sekedar membaca dan menulis sesuatu tandap didasari sumber rujukan yang benar.


“Book Fair ini pesan untuk masyarakat Banten untuk keseluruhan pentingnya membaca, pentingnya buku itu, jangan sampai perubahan zaman menjadi sahabat sejati kita itu berubah, seperti handphone orang ketinggalan Hp bingung tapi ketinggalan buku tidak ingat, jangan sampai itu terjadi kami bisa seperti ini karena buku, bisa karena ilmu akan ada pembeda orang yang suka membaca dengan orang yang tidak suka membaca,” katanya.


Ia mengatakan, dengan adanya pameran bukuk murah ini, masyarakat dapat memilih buku-buku variatif yang dibutuhkan dengan harga yang terjangkau. Pameran buku ini melibatkan 15 penerbit. Buku-buku yang disediakan mulai dari buku-buku anak, remaja, umum penunjang pendidikan dan perkuliahan.“Kegiatan ini untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, mari kembali rajin membaca buku, dan membeli buku,” katanya.


Undang-undang No 43, lanjut Ajak, tentang Perpustakaan bahwa lembaga perpustakaan harus menjadi arena rekreasi edukasi standar sarana dan prasarana serta harus mengikuti perkembangan zaman.


“Saat ini era IT, E-book learning menjadi agenda kami kedepan, yang saat ini sudah memiliki 50 ribu judul buku yang bisa diakses oleh masyarakat. Kendati demikian, kami juga menyediakan buku  manual,” katanya.


Sementara itu, Kepala Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi dan Layanan Perpustakaan DPK Provinsi Banten, Usman Asshiqqi mengatakan, Banten Book Fair ini untuk menggerakan aktifitas membaca buku bagi para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum untuk mempermudah akses  menjangkau buku.


“Kegiatan ini merupakan event tahunan di Perpustakaan Daerah. Kami ingin mendekatkan buku kepada masyarakat. Karena buku ini merupakan barang penting bagi masyarakat,” ujarnya.
“Untuk membaca buku sangat berat, karena kegemaran membaca masih relative rendah. Tidak hanya di perpustakan daerah saja, tapi di seluruh perpustakan mengusung tema literasi untuk kesejahteraan,” sambungnya. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook