PLTU Suralaya Tambah Daya 2x1000 Megawatt

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 11 Mei 2018 - 15:24:52 WIB   |  dibaca: 796 kali
PLTU Suralaya Tambah Daya 2x1000 Megawatt

PROYEK PLTU SURALAYA : Suasana sempadan pantai yang akan dijadikan sebagai PLTU unit 9 dan 10 di sekitar Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak, Kamis (10/5).

CILEGON - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya saat ini sedang mengembangkan usahanya dalam penambahan pasokan listrik sebesar 2x1000 Mega Watt (MW). Pengembangan proyek dengan membangun unit 9 dan 10 yang terletak di Kelurahan Suralaya, Kecamatan Pulomerak itu sudah memasuki tahap pra-konstruksi.

Kepala Proyek Unit 9 dan 10 PLTU Suralaya, Kardi Kasiran mengatakan, kehadiran proyek pengembangan PLTU Suralayan Unit 9 dan 10 semaksimal muyngkin memberikan manfaat khususnya warga sekitar Suralaya dan secara umum warga Negara Indonesia. Hal ini, ditandai dengan bertambahnya pasokan listri sebesar 2x1000 MW.


"Saat ini sudah tahap pra-konstruksi berupa perataan tanah dan pembangunan jalan baru, perataan tanah progresnya sudah 65 persen, dan pembangunan jalan baru sudah 90 persen," kata Kardi ditemui saat pembagian sembako gratis bagi ratusan warga Suralaya dan sekitarnya di Kantor Proyek Unit 9 dan 10 PLTU Suralaya, Rabu (9/5).

Dijelaskan Kardi, perlu diketahui bahwa pengembangan PLTU Suralaya 2x1000 MW itu merupakan amanat Program Strategis Nasional (PSN). Program tersebut sudah dilaunching oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo beberapa waktu lalu. "Kami mengajak semua pihak untuk mendukung program PSN ini agar proyek pembangunan ini selesai pada waktu yang telah ditargetkan," jelasnya.


Ditambahkan Kardi, tahap pra-konstruksi yang saat ini masih berlangsung untuk unit 9 dan 10 PLTU Suralaya, ditarget akan selesai pada Agustus 2018 ini. Sehingga, pada Desember sudah bisa dilakukan tahap konstruksi.

Tahap konstruksi tersebut, untuk segala persiapannya akan dilakukan oleh PT Indonesia Power Pusat. "Untuk konstruksi ini, bisa saja akan menggunakan teknologi dan peralatan dari luar negeri. Sehingga, dimungkinkan aka nada TKA (Tenaga Kerja Asing) yang bekerja di proyek yang terletak di ujung Barat Laut Kota Cilegon ini. Tapi, kami berpaya TKA yang masuk itu TKA yang memang berskill," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Rukun Nelayan Suralaya, Rebudin mengatakan, Ia berharap pebanguna  proyek tersebut berjalan lancar dan dapat berdapak positif bagi masyarakat sekitar. Warga lokal bisa terus diberdayakan oleh PT Indonesia Power. "Kami sebagai nelayan di masa-masa tangkapan ikan yang sulit seperti ini, bisa dibantu oleh Indonesia Power," katanya. (gillang)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook