Putaran Pertama Langsung Seru

nurul roudhoh   |   Politik  |   Sabtu, 12 Mei 2018 - 10:27:45 WIB   |  dibaca: 833 kali
Putaran Pertama Langsung Seru

LUMAYAN SERU : Suasana debat terbuka putaran pertama Pilkada Kota Serang dengan tema "Politik dan Kebijakan Publik" yang ditayangkan secara langsung di Banten Raya TV, tadi malam.

SERANG – Pasangan calon walikota dan wakil walikota jalur independen Samsul Hidayat dan Rohman yang memiliki tagline Buya tampak lebih menguasai materi debat dibandingkan dengan dua pasangan lain dalam debat terbuka putaran pertama dengan tema "Politik dan Kebijakan Publik" yang ditayangkan secara langsung di Banten Raya TV, Jumat (11/5) malam. Debat putaran pertama pada Jumat malam berlangsung dengan seru.


Pantauan Banten Raya di lokasi debat sejak pertanyaan umum, pertanyaan dari panelis, sampai dengan pertanyaan silang antar kandidat selalu dapat dijawab dengan baik oleh Samsul dan Rohman. Saaat pertanyaan yang diajukan salah satu panelis tentang cara mewujudkan good governance and clean governance serta pemberantasan korupsi, Samsul mengatakan bahwa pemberantasan korupsi bisa dimulai dengan melakukan pembinaan dari sisi keagamaan.

Selain itu ia akan menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan pencegahan dan penindakan. Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara juga secara rutin akan dilakukan secara berkala sehingga bisa mencegah tindak pidana korupsi.

Melaporkan keuangan daerah kepada publik secara transparan juga akan dilakukan agar masyarakat bisa mengontrol penggunaan uang negara. Selain itu monitoring dan evaluasi juga perlu dilakukan, dengan mengontrol pejabat dan turun ke masyarakat. “Insya allah saya tidak akan memakan uang rakyat sepeser pun,” kata Samsul.


Sementara Rohman menjawab bahwa upaya pencegahan korupsi dapat dilakukan dengan melakukan penganggaran secara elektronik atau e-budgeting sehingga masyarakat akan tahu berapa anggaran yang dimiliki pemerintah daerah. Ia juga akan meniadakan jual beli jabatan yang akan membuat para pejabat menghalalkan segala cara. “Kita akan hapus NPWP, naik pangkat wani piro,” katanya.


Sementara calon walikota nomor 3 Syafrudin hanya menjawab secara normatif bahwa pemberantasan korupsi adalah komitmen masyarakat dan Pemerintah Kota Serang. Agar korupsi dapat dihindari oleh organisasi perangkat daerag maka menurutnya diperlukan pengawasan bersama antara pemerintah dengan masyarakat.


Adapun Subadri yang merupakan calon wakil Syafrudin mengatakan bahwa mencegah korupsi harus dilakukan dengan mereformasi birokrasi dengan membuat komitmen di antara semua birokrati agar mereka taat hukum. Selain itu penting untuk menempatkan pejabat sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.


Adapun calon walikota nomor 1 yaitu Vera Nurlaela mengatakan bahwa pengawasan dan pembinaan mental pejabat perlu dilakukan untuk mengatasi korupsi serta dibutuhkan reformasi birokrasi. Selain itu perlu ada perubahan paradigma di pejabat Kota Serang bahwa pemerintah daerah paradigmanya bukan kekuasaan melainkan pelayanan kepada masyarakat.


Pertanyaan kedua tentang strategi mengatasi pengangguran di Kota Serang. Sebab berdasarkan data BPS Banten angka pengangguran terbuka di Banten sangat tinggi. Secara nasional Banten berada di urutan kedua tertinggi penganggurannya setelah Maluku. Kota Serang menyumbang pengangguran sebesar 8,43 persen atau 25.000 pengangguran.


Calon walikota nomor 2 Samsul Hidayat mengatakan ia akan menumbuhkembangkan industri kreatif, menghidupkan sentra kerajinan, merevitalisasi objek wisata religi, membangun kepariwisataan baru sepeti kebun binatang, taman bunga, dan taman buah. Dengan langkah-langkah itu maka akan mampu menyerap tenaga kerja dan pada akhirnya akan mengurangi pengangguran di Kota Serang.  


Sementara Rohman mengatakan perlunya pelatihan kewirausahaan bagi calon usahawan baru sehingga mereka tidak bergantung pada bantuan ortu dan pemerintah. Dan pada akhirnya akan mampu menciptakan peluang kerja.


Calon walikota Syafrudin mengatakan mengatasi pengangguran harus dengan memperbaiki infrastruktur yang ada dan menarik investor agar mau menanamkan modalnya di Kota Serang. Ia mengkritik Pemerintah Kota Serang yang selama 2 periode sebelumnya dinilai belum mampu membangun infrastruktur berkualitas. “Penyebab pengangguran di Kota Serang karena Pemkot Serang tidak menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.


Calon walikota nomor 1 Vera Nurlaela mengatakan Kota Serang ada sentra UKM yang bisa dikembangkan. Langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi pengangguran adalah dengan melihat mana kekurangan pada UKM dan mengatasinya. Misalkan dalam hal pemasaran. Selain itu ia akan membebaskan izin usaha bagi pengusaha yang bermodal rendah. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook