Genjot 1.146 Rutilahu Lewat Bansos

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 14 Mei 2018 - 14:25:41 WIB   |  dibaca: 84 kali
Genjot 1.146 Rutilahu Lewat Bansos

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memperpanjang pembukaan usulan proposal hibah dan bantuan sosial (bansos) melalui sistem aplikasi Serang Open hingga 30 April. Dari jumlah proposal yang masuk ke aplikasi Serang Open, sebanyak 1.146 di antaranya yaitu proposal usulan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang diajukan oleh tenaga kesesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), dan pendamping program keluarga harapan (PKH) dengan kategori dinas sosial.


Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Serang Raden Lukman Harun mengatakan, proposal yang sudah teregister selanjutnya akan dievaluasi setelah waktu pengusulan melalui aplikasi ditutup. “Kita lihat hibah berapa dan bansos berapa. Selanjutnya proposal tersebut disampaikan ke OPD (organisasi perangkat daerah) terkait dan kita ingatkan kepada OPD untuk dilakukan proses verifikasi,” ujar Lukman, Kamis (10/5).


Mantan Camat Kibin itu menjelaskan, waktu untuk melakukan verifikasi ke lapangan oleh OPD terkait yaitu sampai dengan 20 Mei dan hasilnya harus disampaikan ke tim pertimbangan yaitu Inspektorat. “Jadi tim pertimbangan punya waktu yaitu 20 sampai akhir Mei untuk merekapitulasi hasil dari verifikasi OPD. Sehingga paling lambat awal Juni sidah bisa kita sampaikan hasil rekapitulasi itu ke TAPD (tim anggaran pemerintah daerah),” ujarnya.


Ia menuturkan, pihaknya tidak membatasi jumlah permohonan yang diajukan masyarakat ada sistem dan mekanisme yang berlaku bahwa pengajuan dibatasi waktunya. “Kalau prosesnya sudah selesai nanti yang daftar penerima tercantum di APBD, selanjutnya yaitu proses pencairan dimana proses pencairan dilakukan setelah ditetapkan oleh SK bupati dengan penandatanganan naskah perjanjian hibah dan bansos didukung dengan fakta integritas,” paparnya.


Disoal terkait dengan usulan proposal didominasi oleh pemohonan bantuan perbaikan rutilahu, Lukman mengatakan, hal itu boleh saja karena untuk pengajuan bansos tidak harus memiliki badan hukum. “Yang rutilahu itu bansos dan tidak pakai badan hukum, bansos itu individu, kalau hibah badan atau lembaga. Bansos juga bisa pengajuannya oleh perkumpulan non pemerintah yang mengurus masyarakat,” tuturnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook