Tempat Karaoke Wajib Tutup

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 14 Mei 2018 - 15:35:49 WIB   |  dibaca: 236 kali
Tempat Karaoke Wajib Tutup

BULAN SUCI : Suasana di sekitar salah satu tempat hiburan malam di Kota Cilegon yang diminta untuk selama Ramadan, Minggu (13/5).

CILEGON -  Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tidak memberikan kesempatan kepada tempat hiburan malam dan atau tempat hiburan karaoke untuk buka selama Ramadhan. Pemerintah melarang karaoke dan live music beroperasi selama 24 jam. Sementara itu, untuk warung makan dan restoran diminta tidak beroperasi secara terbuka sebelum pukul 16.00 WIB.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur mengatakan, surat edaran larangan beroperasinya tempat hiburan malam saat ramadan sudah ditandatangani Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi pekan lalu.

Bukan hanya itu, restoran dan warung makan juga diminta tidak beroperasi secara terbuka saat siang hari."Restoran atau warung makan boleh buka secara terbuka setelah pukul 16.00 WIB, kalau karaoke, diskotek itu tutup 24 jam," kata Juhadi kepada Banten Raya, Minggu (13/5).

Dijelaskan Juhadi, surat edaran untuk tidak beroperasi tempat hiburan malam telah disebarkan ke para pemilik tempat hiburan malam. Jika masih ada yang membandel, pihaknya mengancam akan memberikan sanksi tegas. Namun, Ia belum mengatakan sanksi yang akan diberikan. "Ini kan untuk menghormati bulan suci ramadan, jadi tidak boleh ada tempat hiburan malam yang beroperasi di bulan suci," jelasnya.


Menurut Juhadi, tempat hiburan malam dilarang beroperasi mulai tiga hari sebelum atau H-3 Ramadhan sampai tiga hari setelah atau H+3 Lebaran 2018, baik tempat hiburan malam sebagai fasilitas penunjang hotel maupun tempat hiburan khusus. Juhadi meminta untuk mematuhi Peraturan Daerah (Perda) Kota Cilegon 2/2003 tentang Perizinan Penyelenggaraan Hiburan. "Tutup dari 14 Mei sampai 18 Juni 2018," tuturnya.

Sementara itu, Salah satu Ladien Companion (LC) di tempat hiburan malam, Shakilla mengaku sudah mengetahui adanya aturan untuk tidak beroperasinya tempat hiburan malam selama ramadan. Akibatnya, Ia harus mencari profesi lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. "Sepertinya saya mau pulang kampung di Bandung, Jawa Barat, mau kerja di sana selama ramadan, nanti Lebaran ke sini lagi seperti biasa," akunya. (gillang)

 

 


BULAN SUCI: Salah satu tempat hiburan malam di Kota Cilegon yang diminta untuk tutup selama ramadan, Minggu (13/5).
Ainul Gillang / Banten Raya

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook