Belasan Warung Makan Terbakar

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 14 Mei 2018 - 15:37:38 WIB   |  dibaca: 186 kali
Belasan Warung Makan Terbakar

LUDES TERBAKAR : Sejumlah warga membereskan puing-puing warung makan yang terbakar di kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), Minggu (13/5) pagi.

CILEGON - Belasan warung makan yang berada di Kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) hangus terbakar, Minggu (13/5) pagi. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


Berdasarkan pantauan Banten Raya, ada sekitar 12 warung makan yang berada di dalam Kawasan KIEC terbakar. Warung-warung makan yang terbuat dari kayu tersebut ludes dan hampir tidak ada isi warung yang bisa diselamatkan, mulai dari alat memasak, dan perabotan maka.


Warung-warung makan yang terbakar lokasinya berdekatan dengan lapangan parkir Snarkling Divisi Finished Product and Distribution PT Krakatau Steel (KS). Insiden kebakaran diketahui pertama kali oleh penjual di salah satu warung makan tersebut sekitar pukul 06.00 WIB. Beberapa pemilik warung mengaku kerugiannya mencapa Rp 20 sampai Rp 30 juta.

Pemilik Warung, Nurbaeti (28) mengatakan, Ia tidak mengetahui awal kebakaran dan sumber api. Ia diberitahu seseorang jika warung miliknya di dekat pangkalan truk milik PT KS tersebut terbakar. Saat Ia mendatangi lokasi, ternyata warung miliknya sudah ludes terbakar. "Saya dikasih tahu orang, katanya ada kebakaran.

Setelah mendapatkan informasi itu, saya langsung ke warung. Padahal jaraknya hanya 15 menit dari rumah, tapi saat sampai di sini (Warung -red) sudah tidak ada yang bisa diselamatkan," kata Nurbaeti kepada Banten Raya, kemarin.

Nurbaeti menjelaskan, saat Ia datang ke warung juga sudah banyak petugas pemdam kebakaran dari PT KS yang sedang memadamkan kobaran api. "Hampir semua warung sama kayak milik saya, tidak bisa diselamatkan. Kalau kerugiannya lebih dari Rp 10 juta," jelasnya.

Pedagang yang lain, Erni menuturkan, saat kebakaran terjadi memang tidak ada pemilik yang berada di di warung. Setiap hari Minggu, memang sebagian besar tidak berjualan. Ia juga belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut diakibatkan oleh apa. "Tidak ada orang yang kena apinya, tapi kalau barang-barang hampir semua ludes," tuturnya.

Sementara itu, Komandan Pleton (Danton) Pemadam Kebakaran PT KS, Kurman Effendi mengatakan, pihaknya menerjunkan tiga unit kendaraan pemadam api dibantu satu unit milik PT Krakatau Posco.

Langkah pertama yang diambil pihaknya adalah memutus jalur api agar tidak meluas lebih jauh. "Saat kami tiba di lokasi, 12 warung itu sudah habis terbakar api. Kami langsung semprot titik api di warung paling ujung, agar warung lain tidak ikit terbakar," katanya.

Kurman menambahkan, dugaan sementara api muncul sekitar pukul 06.00 WIB, sementara kebakaran dapat dikuasai sekitar pukul 08.00 WIB. "Kami dapat laporan ada kebakaran di kawasan saat kami tiba di lokasi, api sudah cukup besar," tambahnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook